Connect With Us

Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Jangan Stok Vaksin Terlalu Lama

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 Agustus 2021 | 12:41

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepala daerah untuk tidak menyimpan stok vaksin terlalu lama jika sudah mendapatkan kiriman dari pemerintah pusat. Segera suntikkan vaksin tersebut ke masyarakat. 

"Vaksin ada jangan sampai kalau gubernur mendapat vaksin, bupati, dan wali kota jangan biarkan vaksin itu berhenti sehari-dua hari," kata Jokowi, seperti dilansir dari Okezone, Minggu 8 Agustus 2021.

Jika nantinya stok vaksin habis, pemda bisa langsung memintanya kepada pusat agar bisa dikirimkan kembali. Karena itu vaksin yang sudah didapat harus langsung disuntikkan. 

"Langsung suntikan kepada masyarakat habis, minta pusat lagi jangan ada stok vaksin terlalu lama, baik di Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas," tutur Jokowi. 

Menurutnya, kecepatan vaksinasi merupakan kunci untuk mengendalikan pandemi. Percepatan vaksinasi ini tengah dilakukan di seluruh negara di dunia. 

Selain vaksinasi, ada 3 langkah lain untuk mengendalikan kasus lonjakan kasus virus corona. Ketiganya adalah penurunan mobilitas, testing dan tracing, serta penambahan ruangan isolasi terpusat (isoter).

Saat ini, sejumlah provinsi di luar Jawa-Bali mengalami kenaikan kasus Covid-19 berdasarkan data terkini.

"Selama dua minggu terakhir ini saya melihat tanggal 25 Juli 2021 di luar Jawa-Bali berkontribusi 13.200 kasus atau 34% dari kasus baru secara nasional. Tetapi lihat per 1 Agustus naik menjadi 13.589 atau 44% dari total kasus baru secara nasional," ujar Presiden Jokowi.

Dalam paparannya Presiden Jokowi menyampaikan setidaknya ada lima provinsi yang mengalami kenaikan kasus, yaitu Kalimantan Timur (Kaltim), Sumatera Utara (Sumut) Papua, Sumatera Barat (Sumbar) dan Kepulauan Riau.

"Saya melihat ini angka-angka hati-hati ini yang 5 provinsi yang tinggi-tinggi 5 Agustus kemarin, Kaltim, kasus aktif yang ada 22.529 kasus, Sumut 21.876 kasus, Papua 14.989 kasus, Sumbar 14.496 kasus, Kepulauan Riau 13.958 kasus itu hari kamis," tuturnya.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

NASIONAL
Bos PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Percepat Pemulihan Pembangkit dan Pasokan Batu Bara

Bos PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Percepat Pemulihan Pembangkit dan Pasokan Batu Bara

Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:00

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyebut akan melakukan percepatan pemulihan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, menyusul gangguan operasional yang terjadi pada sejumlah pembangkit listrik.

HIBURAN
Program Liburan Sekolah di Hotel Episode Gading Serpong Pererat Hubungan Orang Tua-Anak

Program Liburan Sekolah di Hotel Episode Gading Serpong Pererat Hubungan Orang Tua-Anak

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:43

Memasuki musim liburan sekolah, Hotel Episode Gading Serpong kembali menghadirkan program tahunan unggulannya.

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill