Connect With Us

Usai Vaksin Dapat Giveaway

Tim TangerangNews.com | Senin, 9 Agustus 2021 | 13:25

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar berswa foto bersama warga yang telah divaksin, Kabupaten Tangerang, Senin 9 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dalam Rangka membantu Program Percepatan Vaksinasi, Indonesia Pasti Bisa, Anak Bangsa Peduli dan Banksasuci Foundation Gelar Kegiatan Vaksinasi dengan Target 1000 Orang Sasaran dari Dua Kecamatan, Yakni Kelapa Dua dan Pagedangan. 

Kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan di SDN Pakulonan Barat 1, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang ini juga di hadiri langsung Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar.

Warga yang telah melaksanakan Vaksinasi diberi Giveaway berupa Paket Sembako Premium yang telah disiapkan panitia sebanyak 1000 Paket sebagai bentuk kepedulian sesama dan meringankan Beban di masa Pandemi.

Selain Vaksinasi dan pembagian sembako, juga dilaksanakan Pemberian Beasiswa kepada 18 Keluarga Nakes Yang Gugur saat perang melawan Covid19 serta Penyerahan Dua Unit Mobil Siaga kepada Kelurahan Pakulonan Barat dan Desa Cihuni.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill