Connect With Us

Waspada Penipuan Modus Surat Tilang Elektronik Palsu, Kenali Bedanya 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 20 April 2024 | 13:46

Ilustrasi penipuan modus surat tilang polisi (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Penipuan dengan modus surat tilang elektronik palsu masih marak terjadi, terutama pascaarus mudik dan balik Lebaran 2024.

Pihak-pihak tidang bertanggung jawab memanfaatkan momen banyaknya pelanggaran lalu lintas akibat masifnya mobilitas masyarakat dengan mengirimkan bukti tilang palsu berformat APK melalui WhatsApp.

Ditlantas Polda Metro Jaya melalui akun TMC Polda Metro Jaya menegaskan, pihak kepolisian tidak pernah mengirimkan bukti surat tilang ETLE melalui WhatsApp dengan format APK.

Surat tilang resmi dari kepolisian hanya akan dikirimkan melalui surat pos, yang nantinya diantarkan ke alamat sesuai dengan yang tertera pada data surat kendaraan.

"Hanya mengirimkan surat konfirmasi Resmi melalui PT. Pos Indonesia sesuai alamat tujuan," tulis akun TMC Polda Metro dikutip Sabtu, 20 April 2024.

Masyarakat diimbau agar waspada terhadap segala bentuk penipuan. Terkait pengecekan status penilangan dapat dilihat langsung di situs resmi ETLE.

"Diimbau bagi Masyarakat agar jangan mudah membuka file apabila mendapat kiriman tsb, segera lakukan pengecekan melalui website resmi ETLE," tukasnya.

BANTEN
19 Kata-kata Ucapan Hari Pers Nasional 2026 Banten

19 Kata-kata Ucapan Hari Pers Nasional 2026 Banten

Senin, 9 Februari 2026 | 07:58

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk meneguhkan kembali peran strategis media dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL
Catat Tanggalnya, Jadwal Libur dan Masuk Sekolah saat Ramadan 2026

Catat Tanggalnya, Jadwal Libur dan Masuk Sekolah saat Ramadan 2026

Senin, 9 Februari 2026 | 13:40

Pemerintah pusat menetapkan skema kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan 2026 yang memadukan pembelajaran di luar sekolah, pembelajaran tatap muka, serta libur Idul Fitri.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill