Connect With Us

Pemuda Tangsel Harumkan Indonesia Lewat Sampah di Kancah ASEAN

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 23 Mei 2015 | 13:08

Edy Fajar Prasetyo (Istimewa / TangerangNews)



TANGSEL-Salah seorang pemuda asal Tangsel yang merupakan mahasiswa UIN Syarif Hidyatullah Jakarta, menjadi salah satu delegasi asal Indonesia atau lebih rincinya,  mewakili aktivis sosial Eco Business Indonesia atau yang akrab di kenal (@ebi_bag). Pemuda yang mempresentasikan aktivitasnya tentang pemanfaatan sampah plastik  tersebut bernama Edy Fajar Prasetyo.

(@ebi_bag) berhasil menjadi salah satu delegasi Top 10 best idea yang berkesempatan memaparkan presentasi aktivitasnya di hadapan para delegasi dan dewan juri di sebuah gelaran acara ASEAN LeaderPreneur Conference (ALC) 2015 yang ada di Kuala Lumpur, Malaysia.

ALC 2015  merupakan sebuah perhelatan yang mewadahi para Youth Preneur lingkup ASEAN,  untuk berada dalam satu forum guna bersama-sama memberi gagasaan dan solusi atas problematika yang berada di kawasan teritorial ASEAN yang  kali ini fokus pada sorotan utama yang diangkat mencakup tiga Aspek, yakni Digital, Ekonomi dan Sosial.

Edy melalui (@ebi_bag)-nya yang memfokuskan  pemanfaatan limbah plastik untuk di jadikan aneka kreasi dengan berkolaborasi dan berdaya bersama  para masyarakat,  khususnya pemberdayaan kaum di wilayah ciputat Tangerang itu rupanya mampu mencuri perhatian audience dan dewan juri dengan paradigma barunya yang melihat sampah dari sudut pandang  yang  berbeda “ From Trash To Treasure”.
 
Hasilnya,  para aktivis sampah ini  berhasil meraih predikat terbaik ke-3 Kategori Sosial pada  ASEAN LeaderPreneur Conference (ALC) 2015 Malaysia. "Saya kumpulkan sampah plastik dari tangan pertama, seperti penjual kopi pinggir jalan," katanya.

Apa yang ditorehkan putra bangsa ini, menurut Edy  didedikasikan teruntuk para Changes Maker, Social Entrepreneur dan Seluruh Masyarakat Indonesia yang luar biasa.

"Semoga dengan pencapaian ini dapat menjadi pemicu dan pemacu Indonesia untuk dapat memaknai esensi dari kata 'Bangkit' itu sendiri pada Hari  Kebangkitan Nasional.  Sebab bangkit itu tidak mesti harus jatuh dan terpuruk lebih dahulu, melainkan makna bangkit  yang sesungguhnya adalah Berikan Andil Giatkan KontrIbusi Tuk negeri ini. Sebagaimana yang di cetuskan sang Proklamator Indonesia Bung Karno, bahwa Pemikiran, Tindakan dan Karya adalah Indikasi Orang Merdeka," terangnya.

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill