Connect With Us

Taman Laksa Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 27 Desember 2017 | 15:00

Taman Laksa Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

Taman laksa yang dimaksud ini bukan taman layaknya taman dengan banyak bunga-bunga ataupun rerumputan yang bagus. Tetapi taman yang isinya penuh dengan pedagang laksa.

Laksa sendiri itu adalah makanan berjenis mie yang ditaruh bumbu dengan kebudayaan Peranakan, yang digabung dengan campuran Tionghoa dan Melayu, karena makanan ini dulu adalah berasal dari Tionghoa. Tetapi, ada berbagai macam laksa ada laksa Bogor, laksa Betawi, laksa Jepara dan Laksa Tangerang. Laksa Tangerang ini dibuat dari mie beras dengan dicampuri kuah kari dan ditaburi kacang hijau rebus, kentang rebus yang dipotong dadu kecil-kecil.

HIBURAN
Kompetisi Marching Band Paramount Petals Wadahi Kreativitas Pelajar Tangerang 

Kompetisi Marching Band Paramount Petals Wadahi Kreativitas Pelajar Tangerang 

Senin, 27 Juli 2026 | 07:50

Paramount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.

TEKNO
Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Senin, 27 Juli 2026 | 20:21

Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan Barang dan Bahan Pokok Subsidi

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan Barang dan Bahan Pokok Subsidi

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:31

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill