Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya
Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video yang memperlihatkan suasana kawasan wisata Puncak Kabupaten Bogor tempo dulu.
Diketahui video tersebut direkam pada tahun 1994 silam menggunakan kamera jadul dengan kualitas gambar yang belum jernih.
Tampak kondisi jalanan yang amat berbeda dengan saat ini. Dalam unggahan @vilarian_ itu jalur Puncak Bogor terlihat lenggang dan lancar, jauh dari kesan padat macet seperti sekarang.
Sejumlah mobil dan bus-bus pariwisata berlalu lalang di jalur tanjakan Puncak tersebut ditemani suasana pemandangan pegunungan yang sejuk dan asri, tidak terlihat ada kendaraan sepeda motor yang melintas.
Unggahan itu telah ditonton sebanyak 864.295 kali dengan jumlah like mencapai 58.422 disukai.
"Tahun dimana saya masih SD kelas 3. Jaman itu masih bnar2 Puncak dengan kondisi yang dingin cocok buat healing. Klo dibandingin dgn Puncak skrg jauh banget alias udh panas," kata warganet seperti dikutip, Senin 3 April 2023.
"Yaa..apalah daya,, sekarang kanan-kiri jalan udah penuh bangunan, warung, hotel, minimarket..udah padat lah..," ujar warganet.
"Rasanya pengen ada di suasana dulu lagi, lebih fresh kek ada manis-manisnya gitu," imbuh warganet.
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TODAY TAGPara perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.
Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews