Connect With Us

Kemenparekraf Sebut Laksa Jadi Sup Khas Indonesia yang Mendunia

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 15 Oktober 2023 | 19:00

Laksa Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Laksa, kuliner khas Tangerang dinobatkan sebagai sup khas Indonesia yang mendunia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Bukan tanpa alasan, hal ini berdasarkan masuknya Laksa dalam jajaran “50 Best Soups in the World 2023” versi Taste Atlas. 

"Makanan berkuah khas Indonesia ini berhasil mengalahkan sup-sup enak lainnya di dunia, seperti Ramen dari Jepang, hingga Tom Kha Gai dari Thailand," ujar Kemenparekraf melalui laman resminya dikutip Senin, 16 Oktober 2023.

Menurut Kemenparekraf, makanan berkuah khas Indonesia termasuk Laksa memiliki kelezatan dan keautentikan yang dilirik oleh banyak wisatawan mancanegara.

Seperti diketahui, Laksa merupakan hasil akulturasi budaya antara Tionghoa di Tangerang. 

Nama “Laksa” diambil dari bahasa sansekerta, yakni banyak yang merujuk pada pembuatan laksa dengan campuran banyak bumbu dan rempah.

Ada dua jenis Laksa khas Tangerang, yaitu Laksa Nyonya dan Laksa Nyai. Keduanya dibedakan berdasarkan pembuatnya, Laksa Nyonya dibuat oleh orang peranakan Tionghoa Tangerang, sedangkan Laksa Nyai diproduksi oleh penduduk lokal.

Kuliner yang terbuat dari mi tepung beras putih yang disiram kuah kuning kental dari santan dan rempah-rempah pilihan ini akan makin lengkap jika ditambahan lauk berupa ayam opor, telur rebus, taburan kacang hijau, dan taburan kelapa sangrai.

KOTA TANGERANG
Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 | 12:48

Nama Kampung Pakojan di Kota Tangerang ternyata memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan seorang tokoh agama yang pernah menimba ilmu di kawasan Pakojan, Jakarta Barat.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill