Connect With Us

Hidden Gem, Ada Kafe Alam Terbuka di Panongan Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 24 Oktober 2023 | 17:32

Kafe Jejak Kaki di Jalan Tarisi, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Menyantap hidangan nikmat sambil menikmati suasana keindahan yang nyaman merupakan dambaan setiap orang.

Hal itulah yang ditawarkan oleh kafe Jejak Kaki di Jalan Tarisi, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Berbeda dengan kafe umumnya, tempat hidden gem satu ini menawarkan konsep unik yang memadukan elegannya kafe kekinian dengan keindahan alam terbuka tradisional.

Sebagian besar ornamen di kafe Jejak Kaki terbuat dari kayu dengan hiasan lampu-lampu kecil yang cantik sehingga menambah kesan kenyamanan.

Panorama keindahan alam hijau akan terlihat sepanjang mata memandang, pengunjung juga diperbolehkan untuk berswafoto ria.

Adapun menu makanan di kafe Jejak Kaki sangat beragam, mulai dari Rp15 ribu hingga paling mahal Rp43 ribu.

Menu-menu makanannya ialah Nasi Ikan Lele Fillet Goreng, Nasi Bakar Liwet Ayam, Nasi Udang Kari Katsu Jepang, Cemilan Ayam Popcorn, Bola-bola Korea, dan masih banyak lagi.

Kafe Jejak Kaki Panongan Tangerang dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 13.00 WIB hingga 22.00 WIB.

NASIONAL
UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

Rabu, 22 April 2026 | 19:15

Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang.

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill