Connect With Us

Nikmatnya Ramen Kakek Jepang di Tangerang Harga Kantong Pelajar

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 16 September 2024 | 14:42

Ramen Kakek Jepang di Parlan District samping Alun-Alun Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bagi Kamu yang suka makanan khas Jepang, wajib mencoba Ramen Kakek Jepang. Berlokasi di Parlan District samping Alun-Alun Kota Tangerang, Ramen Kakek Jepang menghadirkan cita rasa yang berbeda dengan harga terjangkau.

Owner Ramen Kakek Jepang Hana Aulia Lesmana menjelaskan, Ramen Kakek Jepang menawarkan ragam pilihan menu ramen, mulai dari dry ramen, creamy, hingga spicy.

Ramen ini dapat dipadukan dengan berbagai topping yang menggugah selera seperti chicken katsu, ebi furai, beef teriyaki, ajitsuke tamago, odeng dan gohan atau nasi.

Selain banyaknya pilihan menu, Ramen Kakek Jepang juga dikenal dengan harganya yang terjangkau. Satu porsinya dibanderol mulai dari Rp15 ribuan saja dan varian topping bisa dipilih sesuai selera dengan harga Rp6 ribuan.

“Bisnis ini aku bangun karena aku suka dengan ramen. Maka, aku ciptakan Ramen Kakek Jepang untuk pecinta kuliner Kota Tangerang. Tapi tentunya, disajikan dengan harga terjangkau, mulai dari pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum lainnya,” jelas Hana, Senin 16 September 2024.

Tak sampai di situ, Ramen Kakek Jepang juga menyajikan ragam pilihan minuman. Mulai dari, ice tea, lemon tea, dan mineral water dengan harga mulai dari Rp5 ribu hingga Rp7 ribuan saja.

“Ramen Kakek Jepang sering diburu konsumen selepas olahraga di Alun-Alun Kota Tangerang. Jadi, kalian pecinta mi khususnya ramen, wajib coba Ramen Kakek Jepang, bisa dine in maupun takeaway, tersedia juga di berbagai platform online,” ungkap Hana.

Sebagai informasi, Ramen Kakek Jepang cabang Parlan District buka setiap Selasa hingga Minggu, mulai dari pukul 17.00 wib hingga 23.00 wib. Kunjungi laman Instagram @ramenkakekjepang.parlan untuk informasi lebih lanjut.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill