Connect With Us

Penjara Bukan Halangan, Puluhan Napi Diwisuda Sarjana Hukum UNIS Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 1 Oktober 2022 | 19:07

Mahasiswa dari Lapas Kelas IIA Tangerang menjalani prosesi wisuda yang diselenggarakan UNIS Tangerang di ICE BSD Tangerang, Sabtu, 1 Oktober 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Penjara bukan penghalang bagi warga binaan Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang untuk bisa berkuliah, karena pendidikan adalah hak setiap warga negara.

Puluhan orang narapidana Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang tersebut telah sukses menjalani kuliah program Kampus Kehidupan. 

Berbaur bersama 1.248 mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang lainnya, puluhan warga binaan pemasyarakatan tersebut ikut menjalani proses wisuda.

Prosesi wisuda berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS) Thurman Hutapea menyampaikan terima kasih kepada UNIS Tangerang yang telah memprakarsai kerja sama dengan DitjenPAS, sehingga para warga binaan mereka bisa diikutsertakan dalam program sarjana. 

“Di pemasyarakatan sendiri banyak program pembinaan, salah satunya adalah pembinaan intelektual. Ini wujud nyatanya, hari ini karya besarnya,” ungkapnya.

Ungkapan terima kasih juga dia sampaikan kepada mitra yang telah memberikan dukungan khususnya CRS. 

Untuk bisa ikut perkuliahan kelas lapas ini, para warga binaan tentu harus memenuhi persyaratan administrasi dulu, seperti seperti sudah tamat SMA/sederajat dan lain sebagainya. Untuk itu dia terus berharap agar program ini ke depan bisa terus berjalan. 

“Bila perlu sampai sekolah S2, bahkan S3,” ucapnya. 

Ia juga memastikan bahwa para warga binaan yang berkuliah di Kampus Kehidupan tidak dipungut biaya alias gratis. “Ini program pertama kali,” jelasnya.

Salah seorang lulusan Kampus Kehidupan, Caesario, 27, tidak dapat menutupi bahagianya menjadi seorang sarjana hukum. 

Caesario menyampaikan, apa yang dialami dirinya hari ini  merupakan sejarah dalam hidupnya termasuk bagi lembaga pemasyarakatan khususnya DitjenPAS.

Sebab sebanyak 32 orang mahasiswa dari Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang telah berhasil ikut kuliah, dan menjadi sarjana.

Baca juga: 

Menkumham Resmikan Kampus Kehidupan, Napi Bisa Kuliah di Lapas Pemuda Tangerang

Libur Panjang, Ini Kegiatan Mahasiswa Kampus Kehidupan di Lapas Pemuda Tangerang

“Dengan IPK tertinggi 3,93 dan terendah 3,23,” ucap pria peraih IPK tertinggi di program tersebut. 

Disinggung apa yang menjadi rahasianya, sehingga seluruh mahasiswa  kampus kehidupan ini memperoleh IPK yang terbilang tinggi, dia menyebut motivasi.

“Motivasi kami kuliah ketika ada di dalam (lapas) jelas lebih besar bila dibandingkan dengan mereka yang ada di luar. Apalagi nilai tertinggi dari lulusan UNIS sendiri hanya 0,3 dibandingkan  dengan kami yang kuliah di lapas,” ujar pria sebelumnya tersangkut kasus percobaan pembunuhan ini. 

Saat ini Caesario sendiri telah dinyatakan bebas sejak dua tahun lalu dan sudah bekerja di sektor properti.

Lulusan Kampus Kehidupan lainnya Rio Nursanjaya, 23, juga mengaku bersyukur bisa lulus sarjana hukum.  “Alhamdullilah senang, saya enggak bisa berkata-kata lagi,” ucapnya.

Pria yang kini masih harus menjalani hukuman hingga awal 2023 mendatang gegara terlibat kasus narkoba ini berharap ilmu yang telah diperolehnya bisa bermanfaat kelak ketika dirinya sudah kembali masyarakat. 

“Tapi paling tidak saya berharap saat ini bisa memberikan pencerahan kepada rekan-rekan saya yang masih dalam khususnya dalam bidang hukum,” ujar pemuda asal Semarang tersebut.

Rektor UNIS Tangerang Prof Mustafa Kamil menjelaskan, wisuda kali ini adalah kedua di masa  pandemi yang digelar secara luring. 

“Tapi tetap kita menjaga protokol negara karena ini aturan negara. Jadi kita bagi dua, pagi 629 dan siang 619,” ujarnya. 

Namun, dia mengatakan yang paling menarik adalah UNIS Tangerang juga mewisuda para mahasiswa yang tak lain warga binaan lapas dengan berbagai kasus.

“Bahkan ada yang lulus dengan sangat memuaskan dan dengan pujian. Makanya, kita berharap kerja sama ini tetap dilanjutkan," ucapnya.

Rektor menegaskan, kerja sama mulai dari 2018 dan mereka lulus tahun ini. “Artinya mereka justru lulus tepat waktu,” pungkasnya.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill