Connect With Us

Desak Berantas Mafia BBM, Massa Mahasiswa Tangerang Kecewa 'Digocek' Ketua DPRD

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 20 September 2022 | 18:28

Massa Aliansi Mahasiswa Kabupaten Tangerang melingkari ban yang dibakar saat aksi penolakan kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Selasa, 20 September 2022. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kabupaten Tangerang mendesak pemerintah untuk memberantas mafia bahan bakar minyak (BBM). 

"Selain menolak BBM naik, kita juga meminta pemerintah memberantas tuntas mafia BBM," jelas Ahmad Safrizal, Inisiator Aliansi Mahasiswa Kabupaten Tangerang dalam demo penolakan kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Selasa, 20 September 2022.

Massa mahasiswa yang menggelar unjuk rasa tersebut berasal dari sejumlah kampus, antara lain Universitas Tangerang Raya, Insan Pembangunan Indonesia, Sekolah Tinggi Putra Perdana Indonesia, dan Sekolah Tinggi Bangsa Asing Technocrat. 

Ahmad Safrizal mengungkapkan, pihaknya menemukan fakta di lapangan bahwa ada sejumlah instansi yang diduga melakukan korupsi ribuan liter BBM yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Ia juga menyatakan bahwa massa mahasiswa kecewa dengan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang. Sebab, mereka merasa 'digocek' oleh Ketua DPRD Kabupaten Tangerang lantaran tidak menemui mereka dalam aksi.

Baca Juga :

Padahal, massa mahasiswa sudah membuat kesepakatan untuk bertemu dengan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang.

 "Kami kecewa, karena Pak Kholid Ismalil (Ketua DPRD Kabupaten Tangerang) tidak ada di sini. Padahal, kita sebelumnya sudah buat janji ke beliau sebagai pimpinan di DPRD," jelasnya.

Adapun untuk meluapkan kekecewaannya terhadap Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, massa aksi membakar ban. Mereka memberikan peringatan jika selama tiga hari mendatang tidak dapat bertemu dengan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, maka mereka akan kembali turun ke jalan dengan jumlah peserta aksi yang lebih banyak.

"Dengan kemuningkan akan mengeluarkan eskalasi massa yang lebih besar, 200-300 hari Jumat," pungkasnya.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANTEN
Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Kamis, 5 Maret 2026 | 23:01

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan perlunya percepatan penambahan dan optimalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Banten untuk memperluas akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)

KAB. TANGERANG
Konflik Timur Tengah, 83 CPMI Asal Tangerang Tunggu Kepastian Berangkat

Konflik Timur Tengah, 83 CPMI Asal Tangerang Tunggu Kepastian Berangkat

Minggu, 8 Maret 2026 | 13:11

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 83 Calon Pegawai Migran Indonesia (CPMI) yang ada di wilayahnya masih menunggu kepastian kapan akan diberangkatkan akibat memanasnya konflik di Timur Tengah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill