Connect With Us

Belum Banyak yang Tahu, Dua Kegiatan Ini Bikin Anak Jadi Cerdas

Fahrul Dwi Putra | Senin, 11 November 2024 | 15:03

Ilustrasi Anak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini, Penelitian dari para ahli saraf di Universitas Eastern Finlandia mengungkapkan pentingnya dua aktivitas yang dapat mengoptimalkan kecerdasan anak. 

Dikutip dari CNBC Indonesia, hasil penelitian yang berlangsung selama dua tahun ini melibatkan 504 anak berusia 6 hingga 9 tahun dan diterbitkan dalam jurnal ilmiah terkemuka. 

Temuan ini menarik perhatian karena menunjukkan dua kegiatan utama yang berdampak besar dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak.

1. Membaca untuk Meningkatkan Kecerdasan

Membaca menjadi salah satu aktivitas utama yang ditemukan memiliki manfaat signifikan bagi perkembangan otak anak. Menurut penelitian, anak-anak yang meluangkan waktu lebih banyak untuk membaca cenderung memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik. 

Aktivitas membaca ini merangsang berbagai area otak yang terlibat dalam pemrosesan informasi, pemahaman bahasa, dan konsentrasi. 

Sebuah studi di Universitas Cambridge yang dirilis pada awal tahun 2023 juga mengaitkan hobi membaca dengan perkembangan kreativitas, kesehatan mental, dan keterampilan berpikir kritis pada anak-anak. 

Anak-anak yang lebih sering membaca memperoleh skor lebih tinggi pada tes kognitif dibandingkan dengan anak-anak yang cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan perangkat digital tanpa pengawasan yang memadai. 

Penelitian dari Rumah Sakit Anak Cincinnati juga menunjukkan bahwa membaca memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan aktivitas digital tanpa kontrol, karena anak-anak dapat memperkaya kosa kata dan memperdalam pemahaman.

2. Olahraga Tim untuk Perkembangan Sosial dan Kognitif

Selain membaca, kegiatan olahraga juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kecerdasan anak. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik terstruktur, khususnya olahraga tim, berkontribusi positif terhadap kemampuan berpikir anak. 

Kegiatan fisik yang teratur telah terbukti meningkatkan fungsi otak seperti memori dan keterampilan belajar. Olahraga tim menawarkan manfaat tambahan berupa hubungan sosial yang kuat, membantu anak mengembangkan rasa percaya diri dan meningkatkan kesehatan mental.

Laporan dari National Institutes of Health juga menyoroti bahwa anak-anak yang aktif berolahraga memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi, serta tingkat kecemasan dan depresi yang lebih rendah.

Aktivitas tim yang mengharuskan anak-anak untuk berkolaborasi dengan teman-temannya juga berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan sosial, yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak.

Penelitian di Universitas Eastern Finlandia ini juga menemukan bahwa kombinasi antara aktivitas fisik, hobi membaca, dan pola makan sehat memberikan dampak paling optimal terhadap kecerdasan anak. Dengan mengadopsi pola hidup sehat yang mencakup olahraga, membaca, dan nutrisi yang seimbang, anak-anak akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mengembangkan potensi kognitif mereka secara maksimal.

Para ilmuwan saraf yang terlibat dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa pola makan sehat dan keterlibatan dalam kegiatan fisik serta membaca secara konsisten dapat berkontribusi pada peningkatan kemampuan kognitif anak. Hal ini menunjukkan pentingnya peran orang tua dalam mendukung gaya hidup sehat untuk anak-anak mereka.

Menariknya, para ahli juga mencatat bahwa tidak semua bentuk hiburan digital membawa dampak negatif. Misalnya, video game memiliki manfaat tertentu, seperti meningkatkan daya ingat, kesadaran spasial, dan, bila dimainkan bersama, keterampilan sosial.

Menurut American Psychological Association, video game yang dimainkan secara bijak juga dapat membantu dalam pengembangan beberapa kemampuan kognitif pada anak-anak.

Namun, penting bagi orang tua untuk mengawasi dan membatasi durasi penggunaan perangkat digital agar anak tidak mengorbankan waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk membaca atau berolahraga.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill