Connect With Us

Dinas Pendidikan Salurkan Beasiswa Tangerang Cerdas Bantu Siswa Pra-Sejahtera

Advertorial | Selasa, 22 Februari 2022 | 12:16

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang secara door to door melakukan pengecekan penerima bantuan beasiswa Tangerang Cerdas, Selasa 22 Februari 2022 di kawasan Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan kembali menyalurkan beasiswa Tangerang Cerdas kepada 10.300 siswa dari jenjang SD hingga SMP. 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang secara door to door melakukan pengecekan penerima bantuan beasiswa Tangerang Cerdas, Selasa 22 Februari 2022 di kawasan Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung.

"Alhamdulillah hari ini kami kembali menyalurkan beasiswa Tangerang Cerdas. Bantuan ini untuk membantu kebutuhan uang saku harian siswa untuk biaya transport dan juga kebutuhan pulsa," ujarnya.

Arief berharap, dengan diberikannya bantuan beasiswa ini para siswa dapat menyelesaikan pendidikannya dan bisa menjadi anak-anak yang berprestasi. 

"Jadi biar dibimbing anak-anak ini, agar mereka bisa menjadi anak yang sukses nantinya," ucapnya.  

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menerangkan, program Tangerang Cerdas dikhususkan untuk para pelajar dari kalangan keluarga pra-sejahtera di Kota Tangerang yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial Kota Tangerang. 

"Bantuan yang diberikan untuk jenjang SD Rp80 ribu per bulan dan untuk SMP Rp100 ribu. Bantuan diserahkan dua kali dalam setahun dan langsung masuk ke dalam rekening siswa bersangkutan," terangnya. 

Bantuan Tangerang Cerdas ini dapat dimanfaatkan siswa untuk memenuhi kebutuhan dalam belajar atau sarana keperluan sekolah. Pasalnya, biaya SPP untuk sekolah negeri dan swasta di Kota Tangerang sudah digratiskan.

 

"Lewat Program Tangerang Cerdas, Pemerintah Kota Tangerang memberikan bantuan untuk keperluan seperti sepatu, seragam sekolah, tas sekolah dan penunjang proses belajar," kata Jamal. 

Euis salah satu orangtua siswa penerima bantuan beasiswa Tangerang Cerdas mengaku sangat terbantu. Ia akan memanfaatkan bantuan tersebut untuk membeli seragam dan perlengkapan sekolah anaknya. 

"Meskipun saya malu harus menerima bantuan ini, tetapi saya sadar bahwa berat menjadi orangtua tunggal. Saya merasa berayukur dan berterima kasih kepada Pak Wali Kota Tangerang atas perhatiannya," pungkasnya. 

Penerima Tangerang Cerdas Jenjang SD - MI

  • Tahun 2021 6.714 siswa
  • Tahun 2022 6.300 siswa

Penerima Tangerang Cerdas Jenjang SMP - MTS

  • Tahun 2021 4.000 siswa
  • Tahun 2022 4.000 siswa
BISNIS
Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:35

Pasar Cipadu, Kota Tangerang yang dahulu dikenal sebagai sentra kain dan pakaian terbesar di wilayah Tangerang tampak semakin sepi, dengan banyak kios tutup dan arus pengunjung yang jauh berkurang.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill