Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya
Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:51
Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan resmi memulai tahapan pendaftaran Pra-SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) untuk jenjang SD dan SMP.
Proses ini merupakan pencatatan awal dan verifikasi data calon peserta didik sebelum memasuki tahap pendaftaran SPMB utama.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menyampaikan, pra-SPMB tetap dilakukan secara daring melalui laman praspmb.tangerangkota.go.id.
Jadwalnya, untuk jenjang SD dibuka mulai 21 April hingga 10 Juli 2025. Sementara jenjang SMP akan berlangsung sampai 6 Juli 2025.
"Pendaftaran dibuka pukul 08.00 WIB dan berakhir di hari terakhir pada pukul 16.00 WIB baik jenjang SD dan SMP," jelas Jamaluddin.
Lebih lanjut, calon peserta didik diminta menyiapkan sejumlah dokumen penting seperti Nomor Induk Kependudukan, Nomor Kartu Keluarga, dan Nomor Induk Siswa Nasional (jika ada), serta biodata lengkap.
Jamaluddin menambahkan, untuk jenjang SD, peserta yang berasal dari TK, RA, SPS, KB, atau TPA dapat mencantumkan asal sekolah sebelumnya.
Sementara untuk jenjang SMP, khusus lulusan dari luar Kota Tangerang, lulusan tahun 2025 atau sebelumnya, serta lulusan Madrasah Ibtidaiyah diwajibkan mengunggah nilai rapor dan rapor aslinya.
"Masukan juga nomor telepon WhatsApp aktif milik orang tua dan asal sekolah sebelumnya," ujarnya.
Ia mengimbau para orang tua dan calon peserta didik agar memastikan semua dokumen yang dibutuhkan telah lengkap dan siap diunggah.
Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.
TODAY TAGSubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten berhasil membongkar praktik gelap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews