Isi Daya Mobil Listrik Cuma 15 Menit, PLN Tambah 6 Ultra Fast Charging di PIK 2
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:58
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan resmi memulai tahapan pendaftaran Pra-SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) untuk jenjang SD dan SMP.
Proses ini merupakan pencatatan awal dan verifikasi data calon peserta didik sebelum memasuki tahap pendaftaran SPMB utama.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menyampaikan, pra-SPMB tetap dilakukan secara daring melalui laman praspmb.tangerangkota.go.id.
Jadwalnya, untuk jenjang SD dibuka mulai 21 April hingga 10 Juli 2025. Sementara jenjang SMP akan berlangsung sampai 6 Juli 2025.
"Pendaftaran dibuka pukul 08.00 WIB dan berakhir di hari terakhir pada pukul 16.00 WIB baik jenjang SD dan SMP," jelas Jamaluddin.
Lebih lanjut, calon peserta didik diminta menyiapkan sejumlah dokumen penting seperti Nomor Induk Kependudukan, Nomor Kartu Keluarga, dan Nomor Induk Siswa Nasional (jika ada), serta biodata lengkap.
Jamaluddin menambahkan, untuk jenjang SD, peserta yang berasal dari TK, RA, SPS, KB, atau TPA dapat mencantumkan asal sekolah sebelumnya.
Sementara untuk jenjang SMP, khusus lulusan dari luar Kota Tangerang, lulusan tahun 2025 atau sebelumnya, serta lulusan Madrasah Ibtidaiyah diwajibkan mengunggah nilai rapor dan rapor aslinya.
"Masukan juga nomor telepon WhatsApp aktif milik orang tua dan asal sekolah sebelumnya," ujarnya.
Ia mengimbau para orang tua dan calon peserta didik agar memastikan semua dokumen yang dibutuhkan telah lengkap dan siap diunggah.
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TODAY TAGWarga Tangerang kini punya pilihan baru untuk menghabiskan akhir pekan. Petals Urban Market di kawasan Paramount Petals menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk jogging pagi sekaligus menikmati beragam hiburan dan kuliner keluarga.
Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews