Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Jalur Prestasi Nilai Rapor Dalam dan Luar Kota pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kota Tangerang untuk tahap pertama dibuka, Rabu, 10 Juli 2024.
Pendaftaran melalui nilai rapor merupakan jalur terakhir untuk PPDB tingkat SMP untuk tahun ajaran 2024/2025 di Kota Tangerang.
Untuk mengikuti jalur ini, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, antar lain, nilai rata-rata rapor yang digunakan diperoleh dari lima semester, yakni kelas 4 semester 1 dan 2, kelas 5 semester 1 dan 2, serta kelas 6 semester 1.
Sedangkan, pendaftaran dibuka pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Sementara pengumumannya dapat langsung dilihat pada pukul 20.00 WIB.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, PPDB tingkat SMP tahun ini memang dibuka dalam dua tahap. Meski begitu, tahap kedua hanya akan dibuka jika masih kuota yang belum terisi.
Berdasarkan hal itu, tahap kedua akan dibuka sesuai jadwal pada 12 Juli 2024.
"Maka manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk mendaftar. Pastikan akun sudah terdaftar dan kelengkapan dokumen tidak ada yang tertinggal," katanya.
Jamaluddin menegaskan, tidak ada kursi yang diperjualbelikan dalam PPDB tahun ini.
"Pendaftaran tahap dua juga hanya jalur Prestasi Nilai Rapor Dalam Kota, dan tidak ada jalur lainnya," tukasnya.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGKuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews