Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal
Jumat, 11 September 2026 | 19:22
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 tingkat SMP dibuka pada 24 Juni 2024, mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, pendaftaran dibagi menjadi beberapa jalur, yakni zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua/wali, dan prestasi dengan dua tahap.
Rinciannya, jalur zonasi sebanyak 50 persen, kemudian afirmasi 15 persen, perpindahan tugas orang tua/wali sebesar lima persen, dan jalur prestasi 30 persen.
"Silahkan lakukan pendaftaran dan sesuaikan dengan jalur-jalur yang telah kami sediakan," ujarnya, Rabu, 19 Juni 2024.
Jamaluddin mengimbau para calon peserta didik segera menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk pendaftaran agar dapat mendaftar tepat waktu.
Berikut jadwal pendaftaran PPDB jenjang SMP tahap pertama di Kota Tangerang tahun ajaran 2024/2025
Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK)
24-25 Juni 2024 (08.00-14.00)
Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali
25 Juni 2024 (08.00-14.00)
Afirmasi
28-29 Juni 2024 (08.00-14.00)
Zonasi
2-3 Juli 2024 (08.00-14.00)
Prestasi (yang dilombakan)
5 Juli 2024 (08.00-14.00)
Prestasi Nilai Rapor (dalam dan luar kota)
5 Juli 2024 (08.00-14.00)
Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Pemerintah Kota Tangerang memastikan kesiagaan menghadapi potensi bencana terus diperkuat. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI ke BPBD Kota Tangerang, Jumat 11 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews