Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com-Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP tahun ajaran 2024/2025 di Kota Tangerang untuk jalur Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), berlangsung 24-25 Juni 2024
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menuturkan para orang tua murid dapat mendaftarkan anaknya ke 13 sekolah inklusi yang sudah disediakan oleh Pemkot Tangerang.
"Nanti, calon peserta didik juga akan melewati proses assessment bersama dengan guru-guru inklusi di sekolah, sehingga, orang tua murid harus mendatangi sekolah yang dituju bersama calon peserta didik," tuturnya, Senin 24 Juni 2024.
Jamaluddin melanjutkan, pada jenjang SMP di Kota Tangerang daya tampung siswa ditingkatkan menjadi 11.077 sebagai upaya mengakomodir lebih banyak calon peserta didik.
Namun, bagi calon peserta didik yang belum diterima, maka dapat memanfaatkan program sekolah swasta gratis dari Pemkot Tangerang yang berjumlah 73 sekolah.
"Pemkot Tangerang memiliki program sekolah swasta gratis yang dapat dimanfaatkan. Jadi, sama seperti sekolah negeri, para peserta didik bebas dari uang pangkal dan SPP. Kecuali untuk kebutuhan pribadi, seperti seragam maka harus membeli sendiri," lanjutnya.
Sementara itu, salah satu sekolah yang menerapkan sekolah inklusi di jenjang SMP adalah SMPN 13 Tangerang.
Kepala Sekolah SMP 13 Tangerang Tin Retnowati mengatakan, di tahun ini akan menerima sebanyak delapan anak inklusi. Diharapkan, dengan dibukanya jalur PDBK kali ini dapat membantu siswa inklusi untuk mendapatkan hak pendidikan yang setara.
"Angkatan sebelumnya juga sudah ada yang lulus dengan inklusi tunanetra dan juga asperger. Saat ini, masih ada 11 murid yang bersekolah. Kami harap, dengan adanya sekolah inklusi ini dapat memfasilitasi seluruh anak-anak di Kota Tangerang untuk mendapatkan pendidikan," harapnya.
Salah seorang orang tua calon peserta didik, Frisil mengatakan, anaknya mendaftar untuk sekolah inklusi karena termasuk dalam slow learner. Setelah mengikuti assessment, diharapkan anaknya dapat mendaftar menjadi murid inklusi di SMP 13 Tangerang.
"Kalau untuk aktivitas fisik seperti olahraga, sangat cepat untuk mengikuti. Sekarang masih dilakukan assessment oleh guru dan tadi dilihat ternyata di luar dugaan lancar dan bisa mengikuti. Mudah-mudahan, bisa mendaftar di sini dan diterima," tutupnya.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar rumah warga, tapi juga kawasan pusat perbelanjaan.
Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews