Connect With Us

Ada 4.700 Siswa Tak Terdaftar di Jalur PPDB Banten Tapi Tercatat di Dapodik, Terbanyak dari Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Senin, 22 Juli 2024 | 09:21

Ilustrasi Siswa SMA (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 4.700 siswa tidak terdaftar di jalur penerimaan PPDB SMA Banten tahun ajaran 2023/2024, tetapi tercatat dalam sistem pendataan nasional terpadu data pokok pendidikan (dapodik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Temuan ini diungkapkan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten, Fadli Afriadi.

Menurutnya, setiap sekolah seharusnya mengunci sistem saat kuota PPDB terpenuhi, sehingga tidak ada celah bagi siswa di luar seleksi zonasi, prestasi, maupun afirmasi untuk terdaftar di dapodik.

Lebih lanjut, Fadli menyebut Ombudsman Banten prihatin dengan temuan ini.

Di sisi lain, ia berharap PPDB tahun ajaran 2024/2025 dapat berjalan lebih baik. Sebelum PPDB 2024 dimulai, Ombudsman telah mengumpulkan kepala dinas pendidikan se-Provinsi Banten.

"Kami belum bisa menyampaikan lantaran input data dapodik masih berjalan hingga batas waktu 31 Agustus 2024," ujarnya dikutip dari Tempo.co, Senin, 22 Juli 2024.

Fadli menegaskan, seharusnya tidak ada jalur titipan dari pejabat atau kalangan manapun yang melanggar ketentuan penerimaan yang transparan. Namun, fakta menunjukkan adanya jalur titipan yang menghasilkan siswa tidak terdaftar secara resmi namun tercatat di dapodik.

"Kalau titipan kok sebanyak itu, ya bisa disebut siluman. Secara resmi tidak mendaftar, tapi waktu MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) ada dan terdata di dapodik," tambahnya.

Diketahui, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi yang terbesar dalam temuan ini. 

Dari daya tampung 45.987 siswa, jumlah siswa mencapai 50.495 orang, dengan 1.249 kursi kosong di luar Tangerang Raya. 

Para siswa 'siluman' ini kini duduk di kelas 11 di 160 sekolah SMA di Banten, terbanyak di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Saat ini, Ombudsman Banten terus memantau data peserta didik hingga beberapa minggu pasca-tahun ajaran baru atau MPLS, termasuk penambahan daya tampung akibat intervensi dan titipan.

Dia mengimbau semua pihak mengawal pelaksanaan PPDB secara transparan, obyektif, akuntabel, dan non-diskriminatif sesuai peraturan. Ombudsman juga mengajak masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan proses PPDB untuk melapor.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill