Senjata Api Meletus, Pengecekan Dinilai Sudah Sesuai SOP
Jumat, 5 September 2014 | 18:54
“Kasus dilimpahkan ke BAIS, laporannya belum diserahkan ke Polres,” Kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes CH Patoppoi, Jumat (5/9).
“Kasus dilimpahkan ke BAIS, laporannya belum diserahkan ke Polres,” Kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes CH Patoppoi, Jumat (5/9).
TANGERANG-Sebuah senjata api milik pria berinisial MRA, meletus di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/9) pagi. Hal itu terjadi ketika senjata tersebut diperiksa oleh petugas AVSEC di pintu pemeriksaan penumpang.
RECOMENDED"Mereka kurang lebih sudah satu tahun menggunakan sabu. Namun masih dikembangkan mereka dapat barang itu darimana," kata Kapolsek Neglasari Kompol Alit Syahrul Anas didampingi Wakapolsek AKP Miyrasih, Kamis (4/9).
Polisi Diraja Malaysia menangkap dua anggota Polda Kalbar. Mereka adalah AKBP Idha Endri Prastiono dan dan Bripka MP Harahap.
"Untuk bisa mengetahui para tersangka ini terjangkit virus ebola atau tidak, kita harus menunggu sampai 21 hari setelah mereka mendarat di Negeria," jelasnya.
Tiga pria asal Afrika nekat menyelundupkan narkotika jenis sabu dengan cara ditelan untuk diedarkan di Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Petugas kepolisian di Mapolres Bandara Soekarno-Hatta berpatroli rutin dengan menggunakan sepeda atau menggowes.
Sebanyak 28 paruh burung enggang gading gagal dibawa ke Tiongkok di Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (23/08/2014).
Pada pukul 10.00 WIB, akses dari Tangerang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Pintu M1 kembali dibuka. Sementara itu, akses dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Tangerang tetap ditutup hingga pukul 14.00 WIB.
TANGERANG-Menjelang putusan hasil pemungutan suara pemiliham presiden 2014, Polres Bandara Soekarno Hatta akan menyiagakan personilnya di Pintu M1 Bandara.
“Lumayan ini, bikin badan segar setelah beberapa jam di pesawat,” ujar Nurmaviyanti salah seorang gadis yang baru saja mendarat.
"Jadi itu dikembalikan sesuai asal usul petanya. Kalau kita menyampaikan berdarkan sertifikat hak milik bandara. Ternyata dulu waktu pembebasan lahan memang ada wilayah kabupaten yang terbebaskan, jadi dikembalikan ke posisisnya," katanya,
Tim Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP untuk mencari penyebab kebakaran restoran cepat saji KFC di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta, dini hari tadi.
TANGERANG-PT Angkasa Pura II (Persero) mengumumkan bahwa operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berjalan normal meskipun terjadi kebakaran di salah satu restoran cepat saji yang terletak di area luar Terminal 2F.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kami terpaksa menutup pintu masuk penumpang yang akan berangkat di Gate Tiga dan Empat yang ada di Terminal F. Penumpang yang akan masuk ke bandara melalui Gate satu dan Gate dua," tuntasnya.
“Seperti dilihat tadi, banyak penumpang yang tadinya terkejut. Tetapi kemudian mereka menyambut aksi seperti ini,” tuturnya.