Connect With Us

Harga Tanah Tangerang Mahal, Bandara Dialihkan ke Karawang ?

Dira Derby | Selasa, 3 Desember 2013 | 18:34

terminal bandara (istimewa / redaksi tangerangnews)


TANGERANG-Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengakui, Bandara Soekarno-Hatta membutuhkan satu lagi runway (landasan pacu).
Pertanyaannya, kata dia,  sekarang dimana akan dibangun? “Ada beberapa alternatif yang mau diambil, hanya kini harga tanah sangat mahal,” terangnya.

 “Kalau tidak ada halangan akan kita bangun di Karawang. Di sana ada pelabuhan, ada industri besar, jadi bisa menjadi satu kompleks, sehingga tidak padat hanya di sini saja,” tuntasnya.  

Sementara berdasarkan rencana  pengembangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan berakhir di akhir 2014. Dirinya mengatakan, Sampai saat ini  Kereta Api  yang akan masuk ke Bandara Soekarno-Hatta  sudah sampai di Duri, Jakarta.

“ Tinggal 2,5 kilo untuk bisa masuk di sini. Karena kepadatan di airport pun harus kita pikirkan,” terangnya.
 
 
KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill