Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TANGERANG-Cheuk Wai Ho, 32, pria asal Tiongkok yang merupakan penumpang Chatay Pasific nekat membawa 15 ular dan 8 biawak dari Jakarta untuk menuju Hongkong.
Aksi penyelundupan yang terjadi semalam tersebut berhasil digagalkan setelah petugas Aviation Security (Avsec) di Pintu 1D, Terminal 2 Keberangkatan memperhatikan dengan seksama bentuk koper milik Cheuk Wai Ho yang mencurigakan.
Baca Juga : 39 Koli Daun Ganja Dimusnahkan di Bandara Soekarno-Hatta
“Petugas yang memperhatikan itu lalu memeriksa koper milik terduga, setelah dibuka benar saja terdapat 15 ekor ular dan delapan ekor biawak bahkan ada kura satu ekor,” ujar Yudis Tiawan Manager Humas dan Protokoler Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/2/2016) pagi.
Atas penemuan tersebut, petugas Avsec Ika Arisanti bersama dengan M Rizky melaporkan hasil pemeriksaan itu kepada Supervisornya Abdul Rohim dan Chief Supervisor Tatang Sanjata.
Petugas lalu memeriksa seluruh barang bawaan milik Cheuk Wai Ho untuk memastikan kembali isi dari tas koper milik terduga.
“Kami lalu berkoordinasi dengan pihak Balai Karantina untuk diserah terimakan, dan diterima oleh Bapak Gigih Ikhtiari. Oleh pihak karantina terduga diproses lebih lanjut dan gagal terbang karena telah mendapat blacklist,” terang Yudis.
Adapun dasar hukum pelanggaran yang kenakan oleh Cheuk Wai Ho adalah Undang-undang No.1 tahun 2009 tentang program keamanan penerbangan yang di dalamnya termaktub soal konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, perburuan, perdagangan dan kepemilikan satwa yang dilindungi tanpa izin.
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews