Connect With Us

15.000 Bibit Lobster Gagal diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Denny Bagus Irawan | Rabu, 21 Oktober 2015 | 22:24

Bibit Lobster. (Istimewa / Tangerangnews)

TANGERANG-Sebanyak 15.000 bibit lobster dengan estimasi nilai barang sekitar Rp500 juta gagal diselundupkan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Humas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Helmi mengatakan, pelaku penyelundupan  adalah seorang pria WN Indonesia berinisial BT.

”Modusnya, bibit lobster sebanyak 15.000 ekor tersebut dibungkus dengan plastik lalu dimasukkan ke dalam koper sebanyak tiga kantung,” katanya.

Petugas Bea Cukai yang yang melakukan analisa intelijen dengan sumber informasi masyarakat umum, mencurigai penumpang pesawat Tiger Air (TR-2279) rute Jakarta-Singapore saat turun dari pesawat pada Jumat (16/10/ 2015) itu.

“Dari gerak geriknya menunjukkan sikap yang mencurigakan. Pengawasan tersebut dimulai dari kedatangan penumpang mulai dari drop zone kemudian masuk melalui terminal 2F (Domestik) pintu 4 Terminal Kedatangan Bandara Internasional Soekarno Hatta,” ujar Helmi.

Setelah dilakukan pemeriksaan X-Ray pada barang bawaanya,  diketahui isi koper tersebut adalah kantong plastik berisi air dan spon.

Selain itu jumlah koper yang dibawa dalam jumlah yang tidak wajar dan basah menambah kecurigaan petugas Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta.

“Terhadap penumpang tersebut terus dilakukan pengawasan melekat sampai yang bersangkutan chek in dan memasukan barangnya ke dalam bagasi untuk memastikan kegiatan ekspornya,” terangnya.

Kini tersangka dan barang bukti telah diserahkan kepada Balai Besar Karantina Ikan Bandara Soekarno Hatta untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.


SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill