Connect With Us

Penumpang Ini Nekat Bawa 10 Anak Ular Sanca di Kaos Kaki

Denny Bagus Irawan | Minggu, 17 Juli 2016 | 11:00

10 ular sanca yang dibawa Koufiah Jihad Zaki (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com- Koufiah Jihad Zaki , seorang pria warga negara Arab Saudi, nekat membawa 10 ekor anak ular di dalam kaos kakinya saat akan terbang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.  Dirinya pun berhasil ditangkap petugas Aviation Security (Avsec) Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

 

Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Suriawan Wakan pada Minggu (17/7/2016) mengatakan, Koufiah terpaksa diringkus pada Sabtu pagi pukul 09.15 WIB, karena ada keanehan pada dirinya.

"Saat diperiksa perilaku Koufiah yang hendak terbang ke Jeddah menggunakan maskapai Garuda GA 980 terlihat aneh," kata Wakan.

Ketika petugas memeriksanya secara detail di security check point 1 di area check in, petugas mendapati di bagian pergelangan kaki Koufiah ada yang menonjol.

"Kami pun akhirnya membawa dia ke kantor petugas keamanan bandara. Setelah digeledah, terdapat  10 ekor anak ular sanca di dalam kaus kaki dia, " kata Wakan.

Oleh petugas Avsec, Koufiah pun diserahkan ke kantor Balai Besar Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

TANGSEL
Simak Syarat dan Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

Simak Syarat dan Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menetapkan regulasi dan kriteria terperinci bagi masyarakat yang hendak mengakses program bantuan perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH).

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill