Connect With Us

Baby Lobster Puluhan Miliar diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Ray | Minggu, 11 Juni 2017 | 19:00

Baby Lobster senilai puluhan miliar rupiah yang hendak diselendupkan melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Jumat (9/6/2017) malam. (Istimewa / Istimewa )

 
TANGERANGNEWS.com-Kekayaan alam Indonesia secara terus menerus digerus. Penyelundupan baby lobster terus terjadi. Meski kali ini aksi itu  berhasil digagalkan petugas Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta 1 Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (9/6/2017). Total sebanyak 208.756 ekor Baby Lobster berbagai jenis itu akan diselundupkan ke luar Singapura.

Kini baby lobster itu telah di lepas kembali di perairian jawa, tepatnya di Laut Strang. Sementara dua pelaku diamankan atas penyelundupan ratusan ekor Baby Lobster tersebut. Pelaku pertama berhasil digagalkan yakni seorang  penumpang Garuda Indonesia GA 824 tujuan Singapura di Terminal 3 sebanyak 169.136 ekor (176 kantong).  Pelaku menyembunyikannya  di dalam enam unit koper.

 

Sedangkan penggagalan kedua terjadi di Terminal 2. Total 39.620 ekor diamankan dari seorang penumpang pesawat Lion Air JT 154 tujuan Singapura.  “Pelaku sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," ujar Kepala BKIPM Jakarta I Sitti Chadidjah di Bandara Soetta, Minggu  (11/6/2017) kepada wartawan.(DBI)

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill