Connect With Us

Mantan Tentara Rusia Tertangkap Bawa Ganja Herbal di Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Oktober 2017 | 18:00

Konferensi Pers Penggagalan dan Pengungkapan Jaringan Penyelundupan Narkotika dan Psikotropika di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (17/10/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Jajaran Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mengamankan seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia yang merupakan mantan tentara, akibat kedapatan membawa ganja herbal alias Hashish di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.

Tersangka berinisial B itu datang dari Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat Batik Air ID-7164 dan tiba Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, pada Sabtu (07/10/2017).

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Erwin Situmorang menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap barang bawaan pelaku.

"Ketika kami melakukan pemeriksaan mendalam terhadap botol plastik yang dibawa oleh yang bersangkutan dan dilakukan pemeriksaan laboratorium, ternyata benar, padatan yang dibawa pelaku tersebut mengandung cannabinoid - hasish seberat 896 gram," ujar Erwin di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (17/10/2017).

Tersangka datang ke Indonesia bertujuan untuk berlibur ke Denpasar, Bali. Namun niatnya berlibur di pulau Dewata itu selesai sudah, lantaran harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

Erwin melanjutkan, pelaku mendapatkan olahan tumbuhan ganja itu dari Nepal. Pria yang mengundurkan diri dari kesatuan Tentara Rusia ini mengaku membeli Hashish untuk dikonsumsi sendiri. "Dia membeli sendiri di toko suplemen makanan di Nepal. Dia sebenarnya mau ke Bali, yang tujuan untuk berlibur," ucapnya.

Namun karena kesigapan petugas bea cukai yang bekerja sama dengan jajaran Polresta Bandara Soekarno Hatta, akhirnya tersangka kemudian diamankan.

“Kami berhasil melakukan profiling terhadap yang bersangkutan. Dari pengakuannya untuk dikonsumsi sendiri," kata Kasat Narkoba Polresta Bandara Soetta Kompol Martua Raja.

Martua mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan tersangka yakni mengemas barang tersebut dengan cara ditutup dan digabung dengan makanan ringan, yang memiliki kontur yang sama dengan Hasish.

Akibat perbuatannya, warga asal Rusia ini mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta. Pelaku dijerat Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1, UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.  "Ancamannya hukuman mati atau dipenjara seumur hidup," imbuhnya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill