Connect With Us

Polisi Penggerak Literasi di Tangerang Diganjar Dua Penghargaan

Mohamad Romli | Senin, 25 September 2017 | 20:00

Bripka Wahyudin, anggota Polsek Cisoka mendapat penghargaan. (@TangerangNews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Bripka Wahyudin, anggota Polsek Cisoka yang menyedot perhatian publik atas inovasinya menjadikan motor dinasnya sebagai perpustakaan keliling mendapatkan penghargaan dari Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif, Senin (25/9/2017).

Penyerahan penghargaan tersebut diberikan saat apel yang digelar dihalaman Mapolresta Tangerang. Selang beberapa jam setelah mendapatkan penghargaan dari Kapolresta, sosok yang menjadi Babinkamtibmas Desa Cikande,  Jayanti, Pasir Gintung dan Cisoka tersebut juga kembali mendapatkan penghargaan dari Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang, Yusrizal. BACA JUGA : Patut Dicontoh : Brikpa Wahyudin Polisi Penggerak Literasi di Tangerang

Anggota Polri yang awalnya tergagas membuat boks dibelakang motor dinasnya yang kemudian diisi buku-buku tersebut tidak menyangka atas dua penghargaan yang diterimanya tersebut.  Sebab, kiprahnya dari keprihatinan minimnya akses masyarakat di tiga desa tempat ia ditugaskan terhadap bahan bacaan.

Warga justru lebih dekat dengan gadget daripada buku, keprihatinannya lebih mendalam saat anak-anak dalam masa pertumbuhan dan fase usia emas pembentukan karakter juga melakukan hal yang sama.

Jujur saya tersanjung. Saya bertekad untuk terus mengabdikan diri sebagai insan Bhayangkara untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Bripka Wahyudin saat mendapatkan penghargaan dari Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif.

Wahyudin yang memiliki cita-cita anaknya menjadi tahfiz Al Quran tersebut menjadikan penghargaan tersebut menjadi motivasinya untuk terus mengajak warga gemar membaca, karena baginya, buku adalah jendela ilmu yang bisa membuat kehidupan menjadi lebih baik.

"Saya juga akan berupaya menambah lebih banyak bahan bacaan, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan pengetahuan baru," tambahnya.

Kapolresta Tangerang,  AKBP Sabilul Alif merasa bangga atas kiprah anggotanya tersebut. "Sebagai Kapolres, saya bangga dan salut atas dedikasi Bripka Wahyudin yang telah menjadi pelopor serta teladan bagi organisasi kepolisian,” ujarnya. BACA JUGA : Ungkap Perjudian di Pilkades, 7 Anggota Polresta Tangerang dapat Penghargaan

Menurut Kapolres, ide memodifikasi motor menjadi perpustakaan berjalan adalah ide yang bermanfaat bagi masyarakat. Inovasi  itu, kata Kapolres, selain tugas bhabinkamtibmas sebagai pengayom, juga merupakan implementasi amanat UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Melalui motor perpustakaan, masyarakat diharapkan menjadi cerdas. Sekali lagi, sebagai pimpinan, saya bangga dan hormat kepada Bripka Wahyudin,” terang Kapolres. Pernyataan senada disampaikan Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang Yusrizal.

Dikatakannya, inisiatif Bripka Wahyudin sangat membantu program perpusda dalam mengampanyekan minat baca. Yusrizal berharap, semua bhabinkamtibmas bisa melakukan hal yang sama. “Kami sangat apresiasi dan sangat salut. Kami tegaskan, kami siap memfasilitasi perangkat yang dibutuhkan,” kata Yusrizal.(RAZ)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

SPORT
Ajak Warga Peduli Kesehatan Mata, RS Mata Achmad Wardi Gelar Run for Vision 2026 di Serang 

Ajak Warga Peduli Kesehatan Mata, RS Mata Achmad Wardi Gelar Run for Vision 2026 di Serang 

Senin, 13 April 2026 | 19:17

RS Mata Achmad Wardi menggelar ajang lari Run for Vision 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun rumah sakit yang jatuh setiap 21 April.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill