Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Bripka Wahyudin, anggota Polsek Cisoka yang menyedot perhatian publik atas inovasinya menjadikan motor dinasnya sebagai perpustakaan keliling mendapatkan penghargaan dari Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif, Senin (25/9/2017).
Penyerahan penghargaan tersebut diberikan saat apel yang digelar dihalaman Mapolresta Tangerang. Selang beberapa jam setelah mendapatkan penghargaan dari Kapolresta, sosok yang menjadi Babinkamtibmas Desa Cikande, Jayanti, Pasir Gintung dan Cisoka tersebut juga kembali mendapatkan penghargaan dari Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang, Yusrizal. BACA JUGA : Patut Dicontoh : Brikpa Wahyudin Polisi Penggerak Literasi di Tangerang
Anggota Polri yang awalnya tergagas membuat boks dibelakang motor dinasnya yang kemudian diisi buku-buku tersebut tidak menyangka atas dua penghargaan yang diterimanya tersebut. Sebab, kiprahnya dari keprihatinan minimnya akses masyarakat di tiga desa tempat ia ditugaskan terhadap bahan bacaan.
Warga justru lebih dekat dengan gadget daripada buku, keprihatinannya lebih mendalam saat anak-anak dalam masa pertumbuhan dan fase usia emas pembentukan karakter juga melakukan hal yang sama.
Jujur saya tersanjung. Saya bertekad untuk terus mengabdikan diri sebagai insan Bhayangkara untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Bripka Wahyudin saat mendapatkan penghargaan dari Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif.
Wahyudin yang memiliki cita-cita anaknya menjadi tahfiz Al Quran tersebut menjadikan penghargaan tersebut menjadi motivasinya untuk terus mengajak warga gemar membaca, karena baginya, buku adalah jendela ilmu yang bisa membuat kehidupan menjadi lebih baik.
"Saya juga akan berupaya menambah lebih banyak bahan bacaan, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan pengetahuan baru," tambahnya.
Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif merasa bangga atas kiprah anggotanya tersebut. "Sebagai Kapolres, saya bangga dan salut atas dedikasi Bripka Wahyudin yang telah menjadi pelopor serta teladan bagi organisasi kepolisian,” ujarnya. BACA JUGA : Ungkap Perjudian di Pilkades, 7 Anggota Polresta Tangerang dapat Penghargaan
Menurut Kapolres, ide memodifikasi motor menjadi perpustakaan berjalan adalah ide yang bermanfaat bagi masyarakat. Inovasi itu, kata Kapolres, selain tugas bhabinkamtibmas sebagai pengayom, juga merupakan implementasi amanat UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Melalui motor perpustakaan, masyarakat diharapkan menjadi cerdas. Sekali lagi, sebagai pimpinan, saya bangga dan hormat kepada Bripka Wahyudin,” terang Kapolres. Pernyataan senada disampaikan Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang Yusrizal.
Dikatakannya, inisiatif Bripka Wahyudin sangat membantu program perpusda dalam mengampanyekan minat baca. Yusrizal berharap, semua bhabinkamtibmas bisa melakukan hal yang sama. “Kami sangat apresiasi dan sangat salut. Kami tegaskan, kami siap memfasilitasi perangkat yang dibutuhkan,” kata Yusrizal.(RAZ)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGSatuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan membongkar kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengambil langkah tegas demi memastikan proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan bersih dan adil.
Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews