Connect With Us

Pria Ini Selundupkan Ganja 3,2 Kg di Dalam Tupperware

Muhamad Heru | Rabu, 13 September 2017 | 13:00

Kepala BNN Kota Tangerang AKBP Akhmad F Hidayanto bersama Wakil Wali Kota Sachrudin saat menunjukan barang bukti ganja, Selasa (12/09/17). (@TangerangNews2017 / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika jenis Ganja seberat 3,2 Kilogram, Selasa (12/09/17).

Modus penyelundupan ini yakni dengan memasukan narkotika tersebut kedalam kotak kardus dan memakai jasa pengiriman. Isi kotak tersebut yakni peralatan mendaki, kompor, alat masak, makanan khas Medan, jas hujan dan tiga kotak Tupperware yang berisi ganja.

Penangkapan bermula atas informasi pihak Jasa Pengiriman J&T Express Medan, menemukan 1 buah paket yang diduga Narkotika jenis Ganja, dengan tujuan pengiriman Indra Kurniawan beralamat di Jalan Beo 2 No 43, RT003/010, Pondok Sejahtera, Kutabumi, Kabupaten Tangerang. BACA JUGA : Ada Ganja di Kosan, Empat Mahasiswa Tangerang Diamankan BNN

Kepala BNN Kota Tangerang AKBP Akhmad F Hidayanto menuturkan, pihaknya mendapatkan informasi dari BNN Kualanamu, Medan bahwa ada sebuah paket yang diduga berisi narkotika.

"Saya mendapatkan informasi dari temen saya kepala BNN Kualanamu bahwa ada paket yg disinyalir isinya narkotika jenis ganja, kemudian saya menunggu paket tersebut sampai di sini dan siapa yang mengambilnya. Dari informasi yang tertulis berat paket tersebut 11 Kg, namun setelah kita tangkap dan kita buka terdapat isi nya ganja seberat 3,2 kilogram," jelasnya.

Tersangka Tito Sandra ditangkap petugas BNn Kota Tangerang setelah menerima paket tersebut. Tito sendiri merupakan kurir yang dibayar sebesar Rp300.000. BACA JUGA : Tiga Pengedar Ganja Dibekuk di Kelapa Dua

Selanjutnya dari hasil pengembangan, petugas BNN menangkap tersangka Hendri Sanada di halaman belakang Mall Tangerang City, dan dari informasi yang didapat, dilakukan penangkapan kembali terhadap tersangka Indra Kurniawan alias Ika di daerah Meruya Kembangan, Jakarta Barat.

Akhmad mengatakan, kualitas narkotika jenis ganja tersebut sangat baik. Para tersangka termasuk kedalam jaringan Sumatera, Tangerang dan Bandung. "Ini kualitas yang sangat baik. Tiga kotak ini untuk didistribusikan ke 3 tempat, yakni dua tempat yang tempat berbeda, satu dikirim untuk Tangerang dan satu lagi dikirim ke Makasar," katanya.(RAZ)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill