KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di tempat sampah toilet pesawat Etihad airways yang sedang terparkir di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Sabtu (6/1/2018) petang.
Kapolres Bandara Soetta, KombesPol Ahmad Yusep mengatakan, jenazah bayi itu ditemukan oleh Andri, seorang cleaning service pada pukul 17.45 WIB.
“Seorang Cleaning Service yang pertama kali mengetahui adanya sesosok bayi di dalam tong sampah yang berada di toilet pesawat," ujarnya.
BACA JUGA :
Menurut Yusep, jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut memang sengaja dibuang oleh Hani, 37, yang merupakan ibu kandungnya.
"Yang bersangkutan diduga telah melakukan aborsi dan membuang bayinya ke toilet di Pesawat," terangnya.
Yusep melanjutkan, tempat sampah toilet itu berada di pesawat Etihad Airways dengan nomor penerbangan EY-474 rute Abu Dhabi - Cengkareng setelah sebelumnya transit di Bangkok dan tiba di Terminal 2 Bandara Soetta.
Informasi yang dihimpun dari crew pesawat, lanjut Yusep, bahwa pada saat pesawat sedang transit di Bangkok, Thailand, Hani sempat mengeluh.
"Mengeluh sakit pada bagian perut dan terdapat pendarahan di alat vitalnya," katanya.
Setelah menerima keluhan itu, pihak crew pesawat menyarankan untuk berobat di Bangkok dan tidak dapat melanjutkan penerbangan ke Bandara Soetta.
Hingga saat ini, jenazah bayi itu telah dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta untuk dilakukan autopsi.
"Hani saat ini masih dalam perawatan di Bangkok. Sementara untuk janinnya sudah dibawa ke KKP," paparnya.(DBI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGRatusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews