Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com - Setelah tiga hari Kereta Bandara Soekarno Hatta tidak beroperasi karena adanya insiden longsor di Jalan Perimeter Selatan, yang berada persis di samping rel tersebut, kini Kamis (8/2/2018), pengoperasiannya diuji coba.
Humas PT Raillink, Diah selaku operator KA Bandara saat ini pihaknya masih menunggu terkait laporan di lapangan soal kejadian longsor tersebut.
"Kami masih menunggu, hari ini Kereta Bandara mulai dilakukan uji coba kembali," ujarnya, Kamis (8/2/2018).
Uji coba digelar di dekat posisi tempat kejadian perkara. Pasalnya bencana lonsor yang telah merenggut korban jiwa ini berada persis di bawah terowongan jalur KA Bandara.
"Proses uji cobanya di sekitar lokasi longsor. Bolak balik keretanya jalan lewat situ," ucapnya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan jalur yang dilewati demi keamanan para penumpang. Terlebih dalam sehari saja ada 1.600 penumpang yang memakai jasa transportasi ini.
"Setelah diuji coba kami lakukan analisa, lalu dievaluasi. Belum bisa diketahui pasti kapan Kereta Bandara bisa beroperasi lagi," paparnya.(RAZ/HRU)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGBerbagai hewan laut seperti ikan, kerang, dan udang di perairan utara Kabupaten Tangerang, diduga mati karena pencemaran dari bahan kimia yang terbawa aliran Sungai Cisadane.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten memberikan klarifikasi terkait pemberitaan Tangerangnews mengenai kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa sejumlah pengendara motor di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews