Connect With Us

Kapolres Bandara Soetta Akan Tindak Tegas 8 Personelnya

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 11 Oktober 2019 | 21:55

Kapolresta Bandara Soetta AKBP Arie Ardian Rishadi, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soetta Erwin Situmorang, dan Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soetta Arif saat jumpa pers pengungkapan kasus sabu-sabu di Mapolresta Bandara Soetta, Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Arie Ardian Rishadi membenarkan jika delapan personelnya di Polres Bandara Soekarno-Hatta sedang diproses Propam Polda Metro Jaya karena diduga telah memeras dan menganiaya lima polisi Arab Saudi.

Ia pun menyatakan akan menindak tegas jika perbuatan delapan personelnya berpangkat brigadir itu terbukti.

“Yang jelas kalau memang terbukti, kan, Polda sudah memproses, kita akan lakukan tindakan tegas,” ujarnya di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (11/10/2019).

Namun ia enggan mengungkap kronologis peristiwa tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa kejadian itu masih ditangani Polda Metro Jaya.

“Sedang diproses oleh Polda Metro. Silahkan kroscek ke sana,” imbuhnya.

Sebelumnya, delapan anggota Polres Bandara Soetta diduga memeras dan menganiaya lima anggota polisi Arab Saudi saat mendarat di Bandara Soetta. Korban diduga diperas dan dianiaya karena kedapatan membawa minuman beralkohol.

Baca Juga :

Sebelumnya, kelima polisi Arab Saudi itu juga sempat ditahan oleh petugas Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta karena membawa delapan botol minuman beralkohol. Setelah diperiksa, kelimanya bersama minuman beralkohol itu dilepaskan petugas setelah diduga membayar denda cukai.

Terkait dugaan adanya praktik denda itu, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta Erwin Situmorang mengaku akan mendalami hal tersebut.

“Waduh, saya cari informasi dulu,” kata Erwin.

Menurut Erwin, 8 botol minuman beralkohol yang dibawa polisi Arab Saudi itu perbotolnya tidak sampai seliter. Sehingga, seharusnya bawaan mereka tidak dikenakan denda atau barang kena cukai karena dalam aturannya perorang hanya diperbolehkan membawa seliter. 

“Memang 8 botol dibawa 5 orang, tapi sebotolnya tidak sampai seliter. Kalaupun bawaannya lebih dari seliter pun harus disita dan dapat langsung dimusnahkan,” pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

KAB. TANGERANG
Rumah Warga Curug Tangerang Dibobol Maling saat Ditinggal ke Luar Kota, Perhiasan hingga Motor Raib

Rumah Warga Curug Tangerang Dibobol Maling saat Ditinggal ke Luar Kota, Perhiasan hingga Motor Raib

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:36

Rumah di Binong Permai, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dibobol maling saat ditinggal penghuninya bepergian ke luar kota.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill