Connect With Us

Gadis Korban Penganiayaan di Tangerang Masih Trauma

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 12 Maret 2018 | 14:00

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi bersama Tim Srikandi saat mengungkap kasus insiden penganiayaan terhadap seorang wanita pelajar di sebuah ruko kosong yang berada di Jalan Bukit Golf Raya Perumahan Modernland, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Setelah dianiaya oleh dua teman perempuannya, kondisi fisik korban berinisial WN, 13, mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya dan psikisnya pun masih dalam keadaan trauma.

Kedua tersangka yang masih tergolong ABG bernama Lia, 15, dan Yunita, 16, ini menganiaya korbannya dengan cara memukul, menendang, menyeret dan menjambak.

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi mengatakan, atas kejadian tersebut korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

"Korban mengalami luka-luka. Kondisinya masih dalam pemulihan," ujarnya, Senin (12/3/2018).

Polisi berhasil menangkap kedua tersangka di kediamannya, Kebon Nanas, Kota Tangerang pada Minggu (11/3/2018). Sementara itu korban masih memerlukan perawatan intensif.

"Kami bekerjasama dengan P2TP2A Kota Tangerang untuk melakukan tes kejiwaan kedua tersangka," kata Harley.

Penganiayaan yang telah dilakukan oleh kedua tersangka pun membuat korbannya trauma, sehingga korban belum bisa aktif melakukan kegiatan pembelajaran di sekolahnya.

"Korban sudah menjalani visum, psikisnya masih dipulihkan," kata Harley.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Suhu Panas di Kota Tangerang Capai 35 Derajat Minggu Ini

Suhu Panas di Kota Tangerang Capai 35 Derajat Minggu Ini

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:21

Kota Tangerang masuk kategori Awas dalam Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis Dasarian I Oktober 2026 berdasarkan surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tertanggal 5 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill