Connect With Us

Bus Apron Ludes Terbakar di Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 10 Desember 2019 | 16:48

Sebuah bus apron ludes terbakar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/12/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sebuah bus apron ludes terbakar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/12/2019). Pengelola menduga kebakaran bus ini dipicu korsleting listrik.

Menurut Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, satu unit bus apron tersebut terbakar pukul 06.30 WIB di Service Road Terminal 3. Saat terbakar, kata Febri, bus tersebut dalam kondisi hanya ditumpangi seorang sopir.

Febri menyebut, pihaknya menerjukan satu unit foam tender Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) milik PT Angkasa Pura II untuk mengatasi bus yang terbakar.

BACA JUGA:

"Untuk menanganinya, kami bekerja sama dan berkoordinasi dengan baik,” ujarnya ketika ditemui di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Febri menuturkan tidak korban luka maupun jiwa. Sebab, seorang sopir itu berhasil menyelamatkan diri. Kata dia, kebakaran bus dipicu karena korsleting arus pendek.

“Bagian bus yang terbakar diduga karena korsleting arus pendek listrik. Kebakaran ini dapat dipadamkan 15 menit setelah mendapat laporan dari lapangan,” ungkapnya.

Febri menambahkan, insiden yang mengakibatkan bus apron ini ludes terbakar tidak mengganggu operasional penerbangan.

"Kejadian itu tidak mengganggu operasional maupun penerbangan. Bus tersebut telah dievakuasi. Saat ini service road Pier 1 Terminal 3 telah dapat dilalui kendaraan," pungkasnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill