Sempat Dikira Hilang, Dua Santri Pesantren Kabur Ditemukan di Pamulang
Selasa, 1 September 2026 | 11:36
Dua anak yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan polisi di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), dalam kondisi selamat.
TANGERANGNEWS.com-Latihan pencarian dan pertolongan (SAR) digelar di Selat Sunda. Skenario latihan SAR dengan gambaran kapal ferry terbakar yang mengakibatkan 15 oramg tewas.
Ceritanya, kapal ferry KMp Portlink V mengangkut ratusan penumpang dari Pelabuhan Bakauheuni ke Merak. Di tengah perjalanan ruang mesin terbakar. Ratusan pemumpang panic, ada pula yang terjun ke laut.
BACA JUGA:
Tim SAR yang menerima informasi langsung melakukan penyelamatan dengan mengerahkan seluruh kekuatan. Helikopter milik Basarnas dan beberapa kapal TNI AL dikerahkan untuk menyelamatkan para korban.

Peristiwa itu mengakibatkan 15 orang tewas, 17 orang hilang, 3 luka berat, dan 5 luka ringan. Korban luka-luka dan meninggal dievakuasi ke posko terpadu di Pelabuhan Indah Kiat, Merak.
Latihan SAR dengan skenario kapal terbakar diinisiasi oleh Lantamal III TNI AL dengan melibatkan seluruh komponen yang ada mulai dari Polri, Basarnas, dan Pelindo II. Seluruh kekuatan TNI AL dilatih guna melatih kesiapsiagaan para personel.
"Latihan sasaran untuk meningkatkan kemampuan, karena Banten rentan dengan bencana. Kita menyiapkan diri, kita tidak tahu kapan bencana terjadinya. Saat terjadi (bencana) unsur saat ini sudah siap," kata Komandan Lantamal III Laksamana Pertama Hermanto, Cilegon, Selasa (26/11/2019).
Selain itu, latihan juga untuk melatih koordinasi dan komunikasi antar pihak saat bencana terjadi. Hermanto mengatakan, dalam kondisi damai, para personel memang ditugaskan untuk melakukan operasi SAR jika terjadi bencana.
"Mensinergikan pihak terkait. Kita melatih untuk memiliki kekuatan tim SAR terbaik," ujarnya.(MRI/RGI)
Dua anak yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan polisi di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), dalam kondisi selamat.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews