Connect With Us

Latihan SAR di Selat Sunda, Kapal Ferry Terbakar & 15 Orang Tewas

Mohamad Romli | Selasa, 26 November 2019 | 18:22

Latihan pencarian dan pertolongan (SAR) yang digelar di Selat Sunda, dengan melibatkan seluruh komponen yang ada mulai dari Polri, Basarnas, dan Pelindo II. Seluruh kekuatan TNI AL. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Latihan pencarian dan pertolongan (SAR) digelar di Selat Sunda. Skenario latihan SAR dengan gambaran kapal ferry terbakar yang mengakibatkan 15 oramg tewas.

Ceritanya, kapal ferry KMp Portlink V mengangkut ratusan penumpang dari Pelabuhan Bakauheuni ke Merak. Di tengah perjalanan ruang mesin terbakar. Ratusan pemumpang panic, ada pula yang terjun ke laut.

BACA JUGA:

Tim SAR yang menerima informasi langsung melakukan penyelamatan dengan mengerahkan seluruh kekuatan. Helikopter milik Basarnas dan beberapa kapal TNI AL dikerahkan untuk menyelamatkan para korban.

Peristiwa itu mengakibatkan 15 orang tewas, 17 orang hilang, 3 luka berat, dan 5 luka ringan. Korban luka-luka dan meninggal dievakuasi ke posko terpadu di Pelabuhan Indah Kiat, Merak.

Latihan SAR dengan skenario kapal terbakar diinisiasi oleh Lantamal III TNI AL dengan melibatkan seluruh komponen yang ada mulai dari Polri, Basarnas, dan Pelindo II. Seluruh kekuatan TNI AL dilatih guna melatih kesiapsiagaan para personel.

"Latihan sasaran untuk meningkatkan kemampuan, karena Banten rentan dengan bencana. Kita menyiapkan diri, kita tidak tahu kapan bencana terjadinya. Saat terjadi (bencana) unsur saat ini sudah siap," kata Komandan Lantamal III Laksamana Pertama Hermanto, Cilegon, Selasa (26/11/2019).

Selain itu, latihan juga untuk melatih koordinasi dan komunikasi antar pihak saat bencana terjadi. Hermanto mengatakan, dalam kondisi damai, para personel memang ditugaskan untuk melakukan operasi SAR jika terjadi bencana.

"Mensinergikan pihak terkait. Kita melatih untuk memiliki kekuatan tim SAR terbaik," ujarnya.(MRI/RGI)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill