Connect With Us

Hore, Pengunjung & Pengantar Boleh Masuk Area Check-in Terminal 2 Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 12 Desember 2019 | 15:23

Area check-in di Terminal 2 Domestik Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Area check-in di Terminal 2 Domestik Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang yang sebelumnya hanya untuk penumpang pesawat dan karyawan bandara, kini dibuka untuk umum.

Setiap pengunjung, pengantar penumpang atau pengguna jasa lainnya pun boleh memasuki area tersebut.

Hal itu diungkapkan Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soetta, Febri Toga Simatupang. Pihaknya menerapkan konsep Daerah Keamanan Bandara dari Daerah Keamanan Terbatas (Security Restricted Area) menjadi Daerah Sisi Darat (Landside Area) di Terminal 2D dan 2E.

Hal itu, kata Febri, dilakukan dalam rangka efektifitas Program Keamanan Bandara (Airport Security Programme), yang mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan RI No 80/2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional.

BACA JUGA:

"Jadi, konsepnya sama seperti yang diberlakukan di Terminal 3. Setiap pengunjung dan pengantar penumpang dapat masuk ke area check-in, dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan keamanan terhadap barang bawaannya, pada saat memasuki gedung terminal,” ujarnya, Kamis (12/12/2019).

Febri menuturkan, setiap pengunjung, pengantar penumpang atau pengguna jasa lainnya boleh memasuki area check-in, setelah melewati pemeriksaan keamanan pintu masuk gedung terminal (pre screening) di Gate 2, Gate 3 dan Gate 4.

Pre screening tersebut dilakukan agar tetap menjamin keamanan semua orang yang berada di dalam gedung terminal meski telah ditetapkan sebagai daerah publik.

“Ini akan berlaku efektif pada hari Jumat tanggal 13 Desember 2019, pukul 00.00 dini hari,” ungkapnya.

Febri mengatakan, tak hanya sampai di area check-in, pengunjung dan pengantar penumpang juga diperbolehkan untuk berbelanja atau sekedar makan di tenant yang ada di area Shoping Arcade.

“Di Terminal 2D dan 2E, terdapat 76 tenant yang terdiri dari 50 tenant food & beverage dan 26 retail,” kata Febri.

Tak hanya itu, di Terminal 2 domestik juga terdapat sejumlah spot swafoto (selfie) yang sangat instagramable. Terminal 2D dan 2E sebelumnya merupakan terminal yang digunakan untuk melayani penerbangan internasional.

Untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, setiap barang bawaan penumpang atau bagasi tercatat dilakukan pemeriksaan di area setelah check-in counter. Di terminal 2D dan 2E dilengkapi kurang lebih 120  kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV). 

"Pemeriksaan keamanan tambahan (pre screening) akan dilakukan terhadap barang bawaan pengguna jasa yang memasuki area check-in, SCP Pintu 2, Pintu 3 dan Pintu 4," pungkasnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

KOTA TANGERANG
Gegara Unggah Meme, Admin Akun X TheKerupuk Diduga Ditangkap Polisi Tangerang

Gegara Unggah Meme, Admin Akun X TheKerupuk Diduga Ditangkap Polisi Tangerang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:51

Admin akun X "TheKerupuk" bernama Icad diduga ditangkap jajaran Polres Metro Tangerang Kota pada Selasa, 15 Juli 2026, lalu.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill