Connect With Us

Pemkab Serang Pamerkan Kerajinan Warisan Leluhur di Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 10 Desember 2019 | 17:55

Peresmian booth Gerabah Bumi Jaya di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (10/12/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II untuk memamerkan Gerabah Bumi Jaya di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

Gerabah Bumi Jaya merupakan kerajinan tangan warga di Desa Bumi Jaya, Serang yang kini menjadi warisan leluhur asal Banten jaman kesultanan abad ke-15. Gerabah Bumi Jaya juga terkenal dengan kekuatanya karena tanah lempung sebagai bahan yang memiliki kualitas.

Dalam kerja sama, Pemkab Serang pun menyediakan booth Gerabah Bumi Jaya di Terminal 2 atau low cost carrier terminal (LCCT), Bandara Soetta. Peresmian booth itu dilaksanakan pada Selasa (10/12/2019).

BACA JUGA:

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Entus Mahmud mengatakan, kehadiran booth Gerabah Bumi Jaya di Bandara Soetta sebagai media pemasaran untuk memperkenalkan kebudayaan warga lokal kepada masyarakat terutama wisatawan.

“Kami akui bahwa sarana ini akan sangat mengangkat pemasaran produksi gerabah masyarakat di Bumi Jaya,” ujarnya.

Di booth Gerabah Bumi Jaya di Bandara Soetta, tampak sejumlah gerabah dari beragam ukuran pun dipamerkan. Booth juga dilengkapi backdrop yang cocok dimanfaatkan pengunjung untuk berswafoto.

Entus menuturkan, Gerabah Bumi Jaya yang didesain dengan khas mengutamakan kearifan lokal Banten ini tanah liatnya sebagai bahan baku memiliki keunggulan tersendiri dibanding gerabah dari daerah lain.

Engkus menambahkan, kerajinan Gerabah Bumi Jaya telah melebar luas ke pasar lokal terutama Bali. Menurutnya, dari Bali, Gerabah Bumi Jaya telah diekspor ke mancanegara seperti Korea bahkan beberapa negara di Eropa.

“Jadi, bahan bakunya berupa tanah liat dari Bumi Jaya. Yang produksi masyarakat kita. Pemasarannya di Bali,” jelasnya.

Deputi EGM Airport Service and Facility Bandara Soetta, Hufron Kurniadi menuturkan, penyediaan fasilitas booth Gerabah Bumi Jaya ini sebagai upaya meningkatkan wisatawan di Indonesia terutama di Banten.

“Ini menjadikan wisatawan lebih tertarik lagi. Apalagi ada ikonik yang memberikan rasa keingintahuan bagi penumpang. Sehingga penumpang akan penasaran dengan Indonesia,” katanya.

Tak hanya booth pariwisata. Ia juga menambahkan PT Angkasa Pura II telah bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Banten dan Kementerian Pariwisata untuk memberikan fasilitas tourism information center di seluruh terminal di Bandara Soetta untuk memudahkan wisatawan.

“Sekarang informasi-informasi seputar pariwisata bisa didapat oleh penumpang yang berangkat maupun datang di Bandara Soetta,” pungkasnya.(MRI/RGI)

TEKNO
Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Rabu, 29 April 2026 | 08:42

Platform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia

Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia

Rabu, 29 April 2026 | 19:48

Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill