Connect With Us

Bea Cukai Bandara Soetta Musnahkan Ratusan Cerutu & MMEA Ilegal

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 7 Januari 2020 | 21:27

Kegiatan pemusnahan ratusan batang Cerutu dan botol Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau minuman keras illegal, di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta memusnahkan 520 batang cerutu dan 294 botol Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau minuman keras illegal, Selasa (7/1/2020).

Miras yang disita dari penegahan sejumlah penumpang itu dimusnahkan dengan cara dituangkan ke dalam drum di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Lalu, petugas memasukkan ratusan batang cerutu ke dalam drum yang berisi miras.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Finari Manan mengatakan, seluruh barang dengan pembatasan tersebut merupakan hasil tegahan kurang lebih 6 bulan.

"Yang dimusnahkan ini merupakan hasil tegahan kami dari periode bulan Juli sampai Desember 2019. Sebagian ada yang kami langsung hancurkan di tempat di depan penumpangnya kalau kelebihannya sedikit," ujarnya.

Menurut Finari, barang tegahan tersebut disita dari 24 penumpang pesawat di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta dan 3 kasus dari barang kiriman kargo. 

"Ada 27 kasus, paling banyak dilakukan penegahan di terminal kedatangan Internasional," kata Finari.

Finari mengatakan, satu batang cerutu tersebut senilai Rp1,5 juta hingga Rp3 juta tergantung merek dan asalnya.

"Kalau satu cerutu saja nilainya kita anggap rata-rata Rp2 juta dikali 50 ada berapa? Ada Rp100 juta. Tinggal dikalikan saja sama total barang tegahan kita," ungkap Finari.

"Sedangkan, kalau cerutu yang diimpor melalui barang kiriman atau kargo maksimal adalah 10 batang cerutu. Kelebihannya akan kami tegah dan dihancurkan," paparnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 10 Maret 2024, Ini Lokasi Pemantauan Hilal di Banten

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 10 Maret 2024, Ini Lokasi Pemantauan Hilal di Banten

Rabu, 21 Februari 2024 | 09:15

Kementerian Agama (Kemenag) bakal menggelar Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1445 Hijriah di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama

TANGSEL
Kementerian PPPA Sebut Pembullyan Terjadi Karena Salah Pola Asuh Orang Tua

Kementerian PPPA Sebut Pembullyan Terjadi Karena Salah Pola Asuh Orang Tua

Kamis, 22 Februari 2024 | 08:44

Kasus pembullyan terhadap seorang siswa SMA Binus Serpong Tangerang Selatan (Tangsel) oleh seniornya menuai berbagai reaksi, termasuk dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

BISNIS
Perusahan MLM Temui Kemendag, Tingkatkan Industri Penjualan Langsung di Indonesia

Perusahan MLM Temui Kemendag, Tingkatkan Industri Penjualan Langsung di Indonesia

Sabtu, 17 Februari 2024 | 11:09

TANGERANGNEWS.com-QNET, perusahaan penjualan langsung yang sudah berdiri lebih dari 25 tahun menunjukan konsistensi bisnisnya mengembangkan bisnis direct selling di Indonesia.

OPINI
Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:14

TANGERANGNEWS.com-Setahun terakhir harga beras terus mengalami kenaikan tinggi, bahkan kenaikan harga beras di tahun 2023 nyaris 20% dibandingkan dengan harga sebelumnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill