Connect With Us

Pemkot Larang Pintu M1 Bandara Ditutup

| Jumat, 30 Juli 2010 | 19:59

Razia Bandara (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS-Pemerintah Kota Tangerang melarang pintu masuk dan keluar ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui pintu alternatif atau M1 ditutup untuk umum. Itu disebabkan karena selama ini pintu M1 sudah menjadi jalan umum, bukan pintu pegawai bandara itu saja.

Wakil Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah mengatakan,
sebenarnya Pemkot Tangerang sudah membuatkan jalan alternatif melalui dan sudah dibangun melalui Jalan Pembangunan (Jalan Rawa Bokor) yang tembus ke  Kecamatan Benda. "Namun selama ini masyarakat tetap lebih banyak menggunakan pintu M1," kata Arief, hari ini.

Artinya, penyediaan jalan alternatif ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta sudah dilakukan oleh Pemkot Tangerang. Selain jalan diatas tersebut, jalan lain yang kini disebut Pintu M1 , menurut Arief adalah jalan yang dibangun juga oleh Pemkot Tangerang.

"Jadi tidak bisa itu disebut jalan bandara, karena sebelum masuk ke M1 . Pasti akan melintasi Jalan Suryadarma dulu. Dan jalan itu kita loh yang bangun," katanya.

Sehingga, kata Arief, pihaknya melarang jika pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta menutup pintu M1. "Kalau alasannya keamanana, bandara itu dari awal membuka jalan itu menjadi jalan umum. Selama ini tidak ada masalah, kondusif terus. Kalau nanti dibatasi hanya pegawai di bandara saja, apakah yakin kalau pegawai saja yang masuk aman," katanya.

Sebaiknya, kata dia,pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak menutupnya.

Humas Administrator Bandara Internasional Soekarno-Hatta Muhammad Syukur mengatakan, pihaknya bukan tidak jadi akan menutup pintu M1.  Namun, pihaknya saat ini masih menunggu petunjuk dari Departemen Perhubungan Udara.

"Pengunduran penutupan pintu M1 dilakukan karena masih melakukan sosialisasi sambil menunggu arahan dari Departemen Perhubungan Udara," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, regulator Bandara Internasional Seokarno-Hatta ,Administrator Bandara menyatakan akan menutup pintu M1 pada 23 Juni 2010 lalu. Tujuan penutupan untuk membatasi atau mengetatkan keamanan di bandara itu. Namun, langkah itu mendapat protes pengguna kendaraan yang masuk melalui pintu itu ke Bandara. Pasalnya, penutupan dilakukan tanpa adanya sosialisasi.(dira)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill