Connect With Us

Jumlah Calo di Bandara Meningkat

| Kamis, 19 Agustus 2010 | 17:07

Subagiyo Kepala Bidang Keselamatan dan Pengamanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (tangerangnews / dira)



TANGERANGNEWS-Jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Bandara setiap bulan meningkat. Diantaranya, PMKS itu adalah calo tiket,  pedagang asongan, porter liar, tukang semir sepatu, pemulung dan peminta amal. Berdasarkan catatan yang didapat dari Bidang Keselamatan dan Pengamanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Jumlah calo yang berhasil terjaring di Bandara itu pada Januari sebanyak 177 orang. Sedangkan pada bulan Juni 328 orang.

Menurut Kepala Bidang Keselamatan dan Pengamanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Subagiyo, jumlahnya meningkat terus. "Untuk itu pada hari-hari menjelang lebaran ini kami membutuhkan 20-30 petugas polisi yang menetap. Sedangkan petugas kami yang kami siagakan 318 orang," ujar Subagiyo, hari ini.  

Lokasi yang disiagakan, kata Subagiyo, diantaranya adalah titik-titik yang pada jam-jam tertentu sibuk. Diantaranya, di kanopi (lokasi seberang) ke tempat parkir dan di terminal kedatangan serta keberangkatan. "Harapan kita, polisi berkapaian seragam dan bersenjata laras panjang berjaga-jaga di sana," katanya.

Ditanya bagaimana cara untuk mengantisipasi melonjaknya calo tiket,Subagiyo mengatakan,sampai saat ini belum ada tindak lajut lagi dari Provinsi Banten untuk melakukan tindakan untuk menakan jumlah calo tiket. "Sulit juga, kita setiap hari melakukan penangkapan, tetapi mereka kembali lagi. Ini kan perlu tindakan tegas, tetapi hasil pertemuan kami dengan Gubernur Banten, belum menghasilkan suatu keputusan," tutur Subagiyo.

Diakui Subagiyo, memang sulit untuk membentuk tim yang melibatkan tim besar. Sebab, Pemprov Banten harus melibatkan Pemerintah Kota dan Kabupaten. "Kami akui agak sulit," katanya.

Kapolres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kombes Pol Tornagogo Sihombing mengatakan,polisi tidak dapat berbuat banyak dalam urusan calo tiket. Sebab, itu lebih kepada tugas Pemda. "Harusnya Pemda itu, kami tidak bisa berbuat banyak. Saya sendiri tidak tahu koordinasi PT Angkasa Pura II dengan Adminstrator kepada Pemda setempat bagaimana?" tutupnya. (dira)
TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

HIBURAN
Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:45

Menyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill