Connect With Us

Bukan Suap, Turis China Beri Rp500 Ribu ke Petugas Bandara Soekarno-Hatta Ternyata Biaya Visa 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 21 Januari 2025 | 12:47

Turis asal China dengan akun TikTok @stellaroptics888 membuat video yang menarasikan bisa menyuap petugas imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Jagat maya sempat dihebohkan dengan sebuah video dari seorang turis asal China yang mengunggah pengalamannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok @stellaroptics888, turis tersebut terlihat menyelipkan uang tunai sebesar Rp500 ribu ke dalam paspornya. Ia mengklaim bahwa uang itu diberikan agar mendapat perlakuan khusus dari petugas Bea Cukai.  

Video tersebut langsung menuai perhatian luas dari masyarakat Indonesia, memicu spekulasi dan kritik tajam terkait dugaan suap di bandara. 

Namun, tak lama setelah videonya viral, turis tersebut akhirnya memberikan klarifikasi bahwa uang yang ia selipkan bukanlah bentuk suap, melainkan biaya visa yang memang harus dibayarkan.  

Dalam video klarifikasinya yang diunggah pada Senin, 20 Januari 2025, turis tersebut mengakui bahwa unggahannya telah menimbulkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat Indonesia.  

"Tentang saya, 16 Januari 2025, posting video saat memasuki Indonesia ini menjadi pencarian panas di Indonesia. Video tersebut telah menyebabkan meluasnya opini publik Indonesia secara terus menerus. Saya telah memberikan klarifikasi dan permintaan maaf atas hal in," ujarnya.  

Ia menambahkan, maksud dari videonya bukan untuk menuding adanya praktik ilegal di Bandara Soekarno-Hatta, melainkan hanya berbagi pengalaman pribadinya.  

Menanggapi viralnya video tersebut, Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam, memastikan tidak ada tindakan ilegal atau praktik suap dalam kejadian tersebut. 

Pihak Imigrasi telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rekaman CCTV di Bandara Soekarno-Hatta dan tidak menemukan bukti adanya pemberian uang kepada petugas.  

"Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan, baik terhadap konten di media TikTok maupun CCTV real-time, tidak ditemukan adanya pemberian uang kepada petugas," kata Saffar Muhammad Godam, dikutip dari Kompas.com pada Selasa, 21 Januari 2025.  

Meskipun demikian, pihak Imigrasi masih akan meminta klarifikasi tambahan kepada turis tersebut untuk melengkapi proses pemeriksaan.  

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menyayangkan tindakan turis China tersebut yang dinilai menimbulkan kegaduhan.  

Ia juga menegaskan bahwa jika terbukti turis tersebut sengaja membuat konten serupa di negara lain untuk menimbulkan persepsi negatif, maka tindakan lebih lanjut bisa diambil.  

"Kalau benar yang bersangkutan juga buat video terkait Anggota Lantas Polri, kita juga akan dalami kebenaran info perlakuan yang bersangkutan di negara lain dengan pola yang sama. Bila semua hanya karangan, kan penghinaan bagi negara," tukasnya.

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill