Connect With Us

Penumpang Salah Turun Terminal Bakal Diantar Gratis di Bandara Soekarno-Hatta 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 22 Maret 2025 | 19:02

Suasana penumpang di Terminal Kedatangan 1B Bandara Soekarno-Hatta di hari pertama periode angkutan lebaran 2025, Jumat 21 Maret 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Polresta Bandara Soekarno-Hatta menghadirkan transportasi antar-terminal secara gratis, khususnya bagi penumpang yang mengalami kendala akibat perubahan lokasi keberangkatan maskapai.  

"Kami menyediakan pelayanan pengantaran penumpang gratis dari terminal ke terminal yang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald FC Sipayung dikutip dari DetikCom, Sabtu, 22 Maret 2025.  

Ia menjelaskan, layanan ini ditujukan untuk membantu penumpang yang belum mendapatkan informasi mengenai perubahan terminal maskapai, sehingga menyebabkan para penumpang salah turun terminal.

"Oleh karena itu kita siapkan mobil patroli untuk mengantar ke terminal tujuan keberangkatan," jelasnya.  

Selain layanan transportasi, Polresta Bandara Soekarno-Hatta juga menyediakan Pos Ramah Ibu dan Anak di Terminal 1, 2, dan 3. Di tempat ini, berbagai permainan anak serta alat menggambar telah disediakan untuk membantu anak-anak tetap nyaman saat menunggu penerbangan.  

Sebagai langkah antisipasi dalam menangani keadaan darurat, layanan ambulans gratis juga disiapkan di seluruh terminal. "Kemudian Polresta Bandara Soetta juga menyediakan 'Pelayanan Ambulance Gratis' yang ditempatkan di Terminal 1, 2, dan 3," ucapnya.  

Untuk memastikan keamanan selama periode mudik, ratusan kamera pengawas telah dioperasikan di berbagai titik strategis bandara. 

"Polres Bandara sudah terintegrasi dengan 350 titik CCTV, itu tentu upaya preventif pencegahan. Sehingga, semua kegiatan masyarakat termonitor dan dalam operasi ini kita punya Satgas Gakkum personel dari Unit Reskrim, Narkoba," jelasnya.  

Sebanyak 325 personel kepolisian juga dikerahkan, di mana 125 petugas bertugas di pos-pos pengamanan sementara 200 lainnya siap siaga sebagai cadangan. Langkah ini diambil agar arus mudik dapat berlangsung aman dan lancar.  

Selain itu, pihaknya juga menegaskan tidak akan mentoleransi tindakan premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan pemudik.

"Kami dari Kepolisian tidak akan menoleransi segala bentuk premanisme yang mengancam arus mudik dan investasi serta stabilitas ekonomi di Bandara Soetta," katanya.

KOTA TANGERANG
Lapas Kelas I Tangerang Razia Sel dan Tes Urine Warga Binaan, Temukan Benda Tajam hingga Elektronik

Lapas Kelas I Tangerang Razia Sel dan Tes Urine Warga Binaan, Temukan Benda Tajam hingga Elektronik

Kamis, 17 September 2026 | 13:34

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memperkuat langkah deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban melalui inspeksi mendadak (sidak) gabungan, serta tes urine bagi warga binaan pada Rabu 16 September 2026, malam.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill