Connect With Us

Polisi Bakal Tindak Tegas Ormas Minta THR di Kawasan Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 Maret 2025 | 00:53

Beragam produk UMKM lokal dihadirkan di Sarinah Store Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 11 Maret 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya, akan menindak tegas kepada anggota organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam aksi pemerasan dengan modus tunjangan hari raya (THR), terhadap para pengusaha di wilayah hukumnya tersebut.

"Kami dari Kepolisian tidak akan menoleransi segala bentuk premanisme yang mengancam investasi dan stabilitas ekonomi di Bandara Soetta," ujar Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Ronald FC Sipayung, seperti dilansir Antaranews, Senin 17 Maret 2025.

Ia menegaskan, pihaknya akan berkomitmen untuk memastikan bahwa dunia usaha di wilayah Bandara Soetta terbebas dari ancaman kelompok tertentu yang menyalahgunakan nama ormas demi kepentingan pribadi atau kelompok.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada para pelaku usaha maupun investor yang mengetahui ataupun menjadi korban aksi premanisme oleh oknum anggota ormas agar segera melaporkan ke 110 atau ke Polresta Bandara Soetta.

"Kami dari Kepolisian akan menindak tegas tanpa pandang bulu terhadap oknum ormas yang melakukan tindakan melawan hukum seperti pemerasan, premanisme dan lain-lain," jelasnya.

ia menambahkan, sebelum melakukan penindakan hukum jajarannya akan selalu mengedepankan langkah preventif dan preemptive.

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi, pembinaan, serta koordinasi dengan berbagai pihak agar ormas tidak terjebak dalam tindakan melawan hukum.

Dengan atensi dari Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, terkait upaya Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Hal ini merupakan implementasi dari komitmen Kepolisian bahwa 'Polri untuk Masyarakat' khususnya di Bandara Soetta dan Indonesia secara keseluruhan," jelasnya.

Dalam kesempatannya, Ronald FC Sipayung, mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman untuk mempersiapkan diri dengan baik.

"Seperti menjaga kesehatan, membawa barang secukupnya, dan memeriksa jadwal penerbangan agar tidak ketinggalan pesawat. Mudik aman, masyarakat nyaman," jelasnya.

Pada arus mudik tahun 2025 pihaknya akan mempersiapkan Posko pelayanan dan pengamanan serta Posko ramah ibu dan anak di masing-masing terminal, hal itu agar mudik masyarakat dapat berlangsung nyaman.

"Kami juga mengerahkan personel gabungan untuk pengamanan untuk menciptakan rasa aman bagi pemudik. Selain itu, kami juga mempersiapkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas," jelasnya.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

BISNIS
Ingin Beli iPhone 18 Pro? Telkomsel Tawarkan Paket Bundling hingga Potongan Harga Rp1 Juta

Ingin Beli iPhone 18 Pro? Telkomsel Tawarkan Paket Bundling hingga Potongan Harga Rp1 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:00

Telkomsel menawarkan potongan harga hingga Rp1.000.000 untuk pembelian perangkat iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max melalui penukaran Telkomsel POIN di mitra penjualan offline tertentu.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill