Connect With Us

146 Keping Pita Cukai Palsu Gagal Diselundupkan

| Rabu, 16 November 2011 | 16:41

Pita Cukai Palsu (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 146 keping pita cukai palsu.  146 keping pita palsu itu jika dihitung kerugian Negara sama dengan senilai Rp1.008.568.000.  
 
Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Oza Olavia mengatakan, pita cukai tembakau palsu itu berpita tembakau/SPM/HJE Rp12.000/tarif Rp295/batang/tahun2011.

"Pita cukai ini sudah dalam kepingan. Sudah dipotong-potong. Jumlahnya sebanyak 146 keping dengan estimasi potensi kerugian negara Rp1.008.568.000," kata Oza, Rabu (16/11).

Menurut Oza, meski mirip dengan yang aslinya. Jika orang yang telah mengerti pita cukai tidak akan tertipu, karena secara kasat mata teksturnya terlihat beda dengan yang asli.

"Kertasnya lebih halus yang palsu ini. Pita cukai ini digunakan untuk cukai sigaret putih mesin," ujar Oza seraya memegang pita cukai palsu.

Oza mengaku, penyelundupan ini terjadi  pada hari Kamis (10/11) lalu sekira pukul 23.00 WIB. "Kenapa baru diekspos karena harus dihitung dan diteliti dulu satu persatu," terangnya.
 
Pita cukai palsu ini diselundupkan  oleh seorang  penumpang pesawat China Airways (CI-0679) rute Hongkong-Jakarta bernama Cai Qiang ,38, seorang laki-laki, WN China.

Atas pelanggaran importasi dan menyimpan pita cukai palsu tersebut, maka akan ditindaklanjuti dengan  melakukan penyidikan dengan dugaan melanggar pasal 55 huruf b UU No.11 tahun 1995  yang telah diubah dengan UU No.39 /2006 tentang Cukai.

"Modusnya, pita cukai sebanyak 146.000 keping dikemas menjadi 15 kemasan kertas berwara cokelat dan dibawa dalam koper sebagai barang bawaan penumpang," kata Oza.

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, pihaknya mencurigai pelaku lantaran tertangkap image pada mesin X-ray.

"Kami lalu langsung meminta pelaku mengeluarkan isi barang dari dalam koper. Ketika diperiksa diketahui kemudian dia membawa pita cukai palsu. Tersangka mengaku datang ke Indonesia untuk menghadiri pernikahan anak temannya di Jakarta. Padahal pelaku diperintah membawa barang tersebut oleh seorang WN China berinisial H di Hongkong," tandasnya. (DRA)

NASIONAL
Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31

Pemerintah memastikan rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 sebenarnya sudah mulai dirumuskan. Namun, keputusan terkait pembukaan formasi CPNS maupun PPPK 2026 masih belum diumumkan karena pemerintah masih menahan penetapan final.

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill