Connect With Us

Atut Jadi Saksi Kasus Dana Hibah

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Maret 2015 | 19:22

Ratu Atut Choisyah (Istimewa / TangerangNews)


SERANG -Gubernur Banten non aktif Ratu Atut Chosiyah dihadirkan menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Banten tahun 2011 dan 2012 senilai Rp7,65 miliar. Dalam kesaksianya di Pengadilan Tipikor, Serang, Atut membantah terlibat dalam kasus tersebut.

Ratu Atut datang pukul 10.24 WIB untuk menjadi saksi dengan kendaraan Kijang Innova A 507 A. Saat tiba  di pengadilan, kendaraan yang membawa Atut di Banten tersebut langsung mengarah ke belakang gedung pengadilan.

Kemudian setibanya di belakang pengadilan, dengan pengawalan yang ekstra ketat dari Polda Banten, Atut langsung dibawa ke ruang sidang melalui pintu belakang ruangan sidang.

Dalam sidang yang dipimpin oleh majlis hakim Jesden Purba, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alex Sumarna ini, pengacara tersangka Zainal Mutaqin, Asep Abdullah menanyakan padara Ratu Atut Chosiah terkait pertemuan dengan Zainal Mutaqin di rumah dinasnya di Jalan Bhayangkara pada Oktober 2010.

Dalam pertemuan tersebut Zainal Mutaqin bersedia memberikan bantuan penyediaan dana untuk kegiatan sosialisasi pencalonan kembali Ratu Atut.

Ratu Atut dalam kesaksianya kemudian mengatakan tidak merasa ada pertemuan dengan Zainal Mutaqin di rumahnya.

"Saya tidak merasa, apalagi sampai meminta bantuan dana untuk pencalonan saya kemabali sebagai Gubernur Banten," kata Atut.

Atut juga membantah, saat Pengacara Zainal Mutaqin menanyakan apakah mengetahui Zainal Mutaqin kembali menggelar pertemuan di Aula Rumah Atut. Saat pertemuan itu Zainal Mutaqin melakukan pertemuan dengan Dudi Setiadi, Kholil, Siti Halimah, Wahyu Hidayat, Petri Ramos dan Sutan Amali.

 "Tidak ada pertemuan dengan nama-nama yang disebutkan, apa lagi sampai di aula rumah saya," kata Atut.

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

KOTA TANGERANG
Perumda Tirta Benteng Siapkan Cadangan 14.000 Meter Kubik Air saat Libur Lebaran

Perumda Tirta Benteng Siapkan Cadangan 14.000 Meter Kubik Air saat Libur Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 21:05

Pelanggan air bersih Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang tidak perlu khawatir saat libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill