Connect With Us

Triwulan Kedua, Pendapatan Samsat Cilegon Baru 47 Persen

Mohamad Romli | Jumat, 12 Juli 2019 | 13:30

Razia Samsat Cilegon dan polisi di Bonakarta, Cilegon, Jumat (12/7/2019). (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - Samsat Cilegon baru mengumpulkan 47 persen pendapatan dari sektor pajak kendaraan. Padahal, tahun ini pendapatan ditarget mencapai 102 persen atau Rp227 miliar.

Kepala UPT Samsat Cilegon, Supriyadi mengatakan, pihaknya tetap optimistis mencapai target. Pada triwulan kedua ini, pemasukan baru mencapai sekitar Rp97 miliar atau 47 persen.

Razia Samsat Cilegon dan polisi di Bonakarta, Cilegon, Jumat (12/7/2019).

"Kemaren kita kendala ada Pemilu dan imbas (PHK) Krakatau Steel. Sekarang kerja sama dengan Polres (Cilegon) melakukan razia karena pertanggung jawaban kita ke Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) kan supaya bisa tercapai," katanya, Jumat (12/7/2019).

Baca Juga :

Petugas Samsat memakai sistem jemput bola ke rumah-rumah wajib pajak untuk mencapai target pendapatan. Para petugas disebar ke berbagai wilayah di Cilegon menagih pajak.

Selain itu, Samsat bekerjasama dengan pihak kepolisian menggelar razia pajak rutin agar target sebesar Rp227 miliar tercapai pada akhir 2019.

"Kita sekarang pakai sistem jemput bola ke rumah-rumah warga, petugas disebar ke sana," ujarnya. (MI/MRI/HRU).

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill