Connect With Us

RS Sari Asih Serang Bantah Bawa Jenazah COVID-19 ke Garut

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 April 2020 | 15:35

Mobil ambulance. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Ambulans yang menghebohkan warga Garut karena disangka membawa jenazah positif COVID-19, ternyata berasal dari Rumah Sakit Sari Asih Kota Serang, Banten.

Humas RS Sari Asih Kota Serang Agus Ramdani saat dikonfirmasi Tangerangnews membantah jika jenazah tersebut positif COVID-19 seperti yang disebutkan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman.

Dia menjelaskan kronologi awal pasien datang ke RS Sari Asih Kota Serang pada Tanggal 21 Maret 2020,  pihaknya langsung melakukan protokol pemeriksaan COVID-19.

"Pasien masuk melalui IGD, keluhannya mual, muntah, sulit makan dan minum. Diagnosa awal hanya Sirosis Hepatis. Lalu dilakukan screen COVID-19 di dada, tidak ada hasil (negatif COVID-19), dari lab juga tidak ada," jelasnya, Rabu (29/4/2020).

Kemudian, kata dia, pihaknya melakukan cek rongen, USG dan lab fisik pada pasien. Diketahui ada anemia, kolesistitis (peradangan kandung empedu) dan kolelitiasis (batu empedu).

"Pasien lalu dikonsultasikan ke dokter penyakit dalam sesuai indikasinya. Ada dua dokter yang menangani dan menyebut tidak ada COVID-19," jelas Agus.

Pasien sempat dirawat selama enam hari, namun keadaannya menurun hingga pada Selasa (28/4/2020) kemarin meninggal dunia.

"Pasien neninggal dengan diagnosa tadi, ditambah Syok Septik, intinya karena infeksi bakterial," kata Agus.

Selanjutnya, pihak keluarga minta jenazah pasien dibawa ke Garut untuk dimakamkan. RS Sari Asih Kota Serang pun mengeluarkan surat kematian sesuai dengan diagnosa penyakitnya dan mengantarkan dengan ambulans.

Terkait statment Wabup Garut Helmi Budiman yang menyebut jenazah positif COVID-19, Agus enggan menanggapi lebih lanjut.

"Entah dia dapat data dari mana, yang pasti pasien ini tidak ada gejala COVID-19. Kalau pasien positif, sudah pasti kita laporkan ke Dinkes dan Pemkot serang," tegasnya.(RMI/HRU)

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill