Connect With Us

Pakar: Kinerja Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangerang Tak Jelas

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 28 April 2020 | 15:08

Ilustrasi COVID-19. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota Tangerang dianggap tidak transparan dalam  menangani kasus  COVID-19. Sehingga, wajar bila penyebaran virus terus terjadi.

Pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia dr Pandu Riono mengatakan, tidak transparansinya Pemerintah Kota Tangerang mempengaruhi penyebaran COVID-19.

"Ya berpengaruh. Kan, kita enggak tahu apa yang dilakukan Gugas (Gugus Tugas)," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (28/4/2020). 

Menurutnya, kinerja-kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tingkat Kota Tangerang perlu diketahui masyarakat. 

"Tangerang tuh kita nggak jelas ada apa saja kegiatannya. Berapa banyak PDP yang dites, berapa positif, itu harus dilihat," katanya.

Misalnya dalam hal mengindentifikasi orang yang berkontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif COVID-19. 

Kata dia, pelacakan kasus ini harus dilakukan hingga tuntas. Setelahnya, masyarakat harus mengetahui penjelasan hasil tersebut.

Selain itu, dia menambahkan, masyarakat juga perlu mendapatkan edukasi yang masif tentang pencegahan dan penanganan corona. 

"Jadi, kalau kerjanya setengah-setengah, ya, kasus Corona enggak akan selesai. Seakan-akan kita didikte virus, seharusnya kita mendikte virus," pungkasnya.

Sementara Dinas Kesehatan Kota Tangerang saat dimintai tanggapannya tidak menjawab. Begitupun dengan Humas Pemerintah Kota Tangerang. (RAZ/RAC)

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill