Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com–Jumlah penderita virus corona atau COVID-19 di Kota Tangerang terus bertambah. Kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang pun dinilai lamban.
Pakar dan penulis soal kesehatan, dr Handrawan Nadesul menyoroti soal penanganan contact tracing oleh Dinkes Kota Tangerang terhadap warga dengan penderita kasus corona.
Menurutnya, warga yang kontak dengan penderita positif COVID-19 harus diberikan penanganan serius karena potensi penularan oleh mereka sangat tinggi.
"Harusnya warga yang kontak itu dipantau serius Dinkes terutama Puskesmas," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (27/4/2020).
Mereka yang berpotensi tertular akibat kasus positif corona adalah keluarga, kerabat, dan seluruh orang terdekatnya.
Selama ini, Dinkes hanya melakukan penanganan bagi penderita positif corona. Sedangkan warga yang berkontak langsung dengan penderita positif corona tidak mendapat perhatian khusus. Sehingga, tak heran jika angka penderita virus corona terus merangkak naik.
Motivator kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya Jakarta ini beranggapan bahwa petugas Dinkes Kota Tangerang harus melakukan pemantauan setiap hari bagi warga yang kontak dengan penderita positif corona.
"Jangankan orang rumah, orang-orang yang bertemu dengan pasien positif harus ditelusuri. Intinya Puskesmas harus aktif," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Liza Puspadewi tak menanggapi saat dikonfirmasi TangerangNews mengenai hal ini.
Berdasarkan situs https://maps.tangerangkota.go.id/corona/, jumlah pasien positif corona di Kota Tangerang 143 orang. Pasien meninggal 17 orang. Pasien sembuh 35 orang. PDP 579 orang. ODP 1.819 orang. OTG 380 orang.(RMI/HRU)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews