Connect With Us

Pakar Kesehatan : Kinerja Dinkes Kota Tangerang Tangani COVID-19 Lamban

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 27 April 2020 | 16:50

Pakar kesehatan dr Handrawan Nadesul. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Jumlah penderita virus corona atau COVID-19 di Kota Tangerang terus bertambah. Kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang pun dinilai lamban.

Pakar dan penulis soal kesehatan, dr Handrawan Nadesul menyoroti soal penanganan contact tracing oleh Dinkes Kota Tangerang terhadap warga dengan penderita kasus corona. 

Menurutnya, warga yang kontak dengan penderita positif COVID-19 harus diberikan penanganan serius karena potensi penularan oleh mereka sangat tinggi. 

"Harusnya warga yang kontak itu dipantau serius Dinkes terutama Puskesmas," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (27/4/2020). 

Mereka yang berpotensi tertular akibat kasus positif corona adalah keluarga, kerabat, dan seluruh orang terdekatnya.

Selama ini, Dinkes hanya melakukan penanganan bagi penderita positif corona. Sedangkan warga yang berkontak langsung dengan penderita positif corona tidak mendapat perhatian khusus. Sehingga, tak heran jika angka penderita virus corona terus merangkak naik. 

Motivator kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya Jakarta ini beranggapan bahwa petugas Dinkes Kota Tangerang harus melakukan pemantauan setiap hari bagi warga yang kontak dengan penderita positif corona. 

"Jangankan orang rumah, orang-orang yang bertemu dengan pasien positif harus ditelusuri. Intinya Puskesmas harus aktif," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Liza Puspadewi tak menanggapi saat dikonfirmasi TangerangNews mengenai hal ini. 

Berdasarkan situs https://maps.tangerangkota.go.id/corona/, jumlah pasien positif corona di Kota Tangerang 143 orang. Pasien meninggal 17 orang. Pasien sembuh 35 orang. PDP 579 orang. ODP 1.819 orang. OTG 380 orang.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill