Dari Hobi Berujung Rezeki, Ratusan Kicau Mania Padati Talaga Bestari Tangerang
Minggu, 14 Juni 2026 | 21:59
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
TANGERANGNEWS.com—Dua daerah di Provinsi Banten yakni Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan menjadi prioritas dalam program vaksinasi COVID-19.
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, sebanyak 14 ribu vaksin telah diterima. Sementara kuota yang diberikan pada tahap pertama sebanyak 86 ribu vaksin.
"Namun yang baru terima 14 ribu, terus minggu ketiga kita dapat sekitar 60 ribuan. Jadi total 86 ribu," ujarnya di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Senin (11/1/2021).
Adapun vaksin yang telah diterima tersebut akan diberikan kepada dua daerah yang menjadi prioritas, yakni Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan.
Baca Juga :
Alasan kedua daerah itu diprioritaskan karena Kota Serang merupakan ibu kota provinsi. Sedangkan Kota Tangerang Selatan karena tingkat kematian kasus COVID-19 cukup tinggi.
Vaksinasi pertama dilakukan pada 14 Januari 2021. Pada tahap pertama ini vaksinasi akan diberikan kepada kepala daerah atau forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan tenaga kesehatan.
"Jadi 3.800 vaksin untuk Kota Serang, Tangsel 8.000-an vaksin. Sementara Kabupaten atau Kota Tangerang, termin keduanya," jelasnya.
Untuk menunjang pelaksanaan vaksinasi, Provinsi Banten menyiapkan sebanyak 5.900 orang vaksinator. Sementara kesediaan rumah sakit sebanyak 107 RS dan 245 Puskesmas untuk dijadikan lokasi vaksinasi. (RED/RAC)
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
TODAY TAGFree Fire terus berkembang dengan update-update baru yang membuat permainan semakin seru dan menantang. Di tahun 2026 ini, ada lima update terbaru yang penting untuk Anda.
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews