Connect With Us

BNN Banten Ungkap Tujuh Kasus, 18 Kg Sabu, dan 12 Tersangka Selama 2021

Rachman Deniansyah | Kamis, 30 Desember 2021 | 20:38

Kepala BNNP Banten Hendri Marpaung saat memusnahkan barang bukti sabu seberat 500,299 gram pada Oktober 2021. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten selama 2021 mengungkap tujuh kasus. Untuk kasus narkotika jenis sabu-sabu totalnya 18 kilogram dengan jumlah tersangka 12 orang.

“Kegiatan ini dalam rangka menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait capaian kinerja Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sepanjang tahun 2021,” kata Kepala BNNP Banten Hendri Marpaung dalam press release akhir tahun 2021 di Kantor BNNP, Serang, Banten, Kamis 30 Desember 2021.

Hendri mengatakan, upaya-upaya yang dilaksanakan BNNP Banten secara komprehensif dan berkesinambungan yang diimplementasikan secara seimbang antara pengurangan pasokan melalui upaya pemberantasan dengan pengurangan permintaan melalui upaya pencegahan dan rehabilitasi.

Dalam aspek pencegahan yang merupakan bagian dari demand reduction, BNNP Banten melalui program kerja pencegahan telah melaksanakan berbagai terobosan dan inovasi untuk menumbuhkan daya tangkal di masyarakat sehingga tidak menyalahgunakan narkoba di sekolah-sekolah.

“Terkait tujuh kasus yang diunggap selama periode Januari-Desember 2021, kasus narkoba sabu totalnya 18 kilogram dengan jumlah  12 tersangka, rata-rata kurir asalnya dari Sumatera. Ini sudah termasuk mencapai target,” terang Hendri.

Menurutnya, kasus yang paling banyak dan masih lolos yaitu di jalur darat dan bandar udara (bandara). "Di bandara itu kesulitannya dalam teknis peralatannya masih minim makanya beberapa kali lolos," ungkapnya.

Sebelum mengakhiri press release, Hendri menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak-pihak yang telah mengikuti setiap kegiatan-kegiatan ungkap kasus BNN Provinsi Banten dari awal tahun hingga akhir tahun.

“Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para pegiat antinarkoba serta seluruh media dan rekan-rekan wartawan atas bantuannya yang selalu mem-publish terkait kasus-kasus yang kita ungkap," ujar dia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill