Connect With Us

Besi Bekas Rel Kereta Jalur Merak-Rangkasbitung Diembat, Dijual Rp8 Ribu per Kg

Tim TangerangNews.com | Minggu, 30 Januari 2022 | 06:00

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Hutapea. (@TangerangNews / tvradio.polri.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Dua pelaku pencurian besi bekas rel kereta api jalur Merak-Rangkasbitung, yang beraksi di lingkungan Kemang pada Jumat malam 28 Januari 2022, berhasil dibekuk Polres Serang Kota.

Kedua pelaku yakni RA, 35, warga asal Bojong Manik, Kabupaten Lebak, dan WH, 20, warga Sobang, Kabupaten Pandeglang.

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Hutapea mengatakan, pelaku melakukan pencurian pada Jumat malam pukul 11.30 WIB. Ada beberapa warga yang melihat aksi pelaku dan langsung menangkapnya. 

Awalnya pelaku tersebut mendatangi TKP, tempat rel yang sudah tidak digunakan namun masih kepemilikan PT. KAI. “Saat mereka datang masyarakat sekitar curiga, seperti ada percikan-percikan api, lalu didekati diurus, lalu polisi datang dan diamankan," tutur Maruli seperti dikutip dari Antara.

Maruli menjelaskan, niat pelaku setelah melakukan pencurian besi tersebut adalah untuk menjualnya. 

"Dari TKP kita mengamankan besi seberat 400 kilogram dimana satu kilonya seharga Rp8 ribu, tersangka ini mencari keuntungan dengan menjual besi rel kereta api yang bukan haknya, hasilnya dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Maruli. 

Polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti  seperti satu tabung oksigen, satu tabung gas LPG ukuran 3 kilogram, dan seperangkat alat las.

NASIONAL
Muncul Surat Edaran Perubahan Transaksi Bank BRI ke Bank Lain dari Rp6.500 Jadi Rp150 Ribu Per Bulan, Ini Faktanya

Muncul Surat Edaran Perubahan Transaksi Bank BRI ke Bank Lain dari Rp6.500 Jadi Rp150 Ribu Per Bulan, Ini Faktanya

Kamis, 16 April 2026 | 19:02

Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

BANTEN
Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Efesiensi APBD Pemprov Banten Diproyeksikan Capai Rp200 miliar, Bakal Dipakai untuk Ini

Selasa, 14 April 2026 | 17:35

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill